Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, kini tengah menunggu keputusan dari Komisi Disiplin PSSI mengenai sanksi yang mungkin dijatuhkan kepada Francisco Rivera. Sambil menantikan hasil tersebut, tim Bajul Ijo tetap fokus dalam persiapan mereka untuk menghadapi laga krusial melawan Semen Padang. Pertandingan ini sangat penting bagi Persebaya untuk menjaga posisi mereka di klasemen Liga 1. Dengan kondisi tim yang terus berbenah, Eduardo berharap bisa mendapatkan hasil maksimal dalam pertandingan mendatang.
Inter Milan mengalami awal musim terburuk dalam satu dekade terakhir. Meskipun ada desas-desus mengenai kemungkinan pergantian pelatih yang cepat, manajemen klub tetap berkomitmen untuk memberikan waktu kepada Christian Chivu agar bisa memperbaiki keadaan. Fabrizio Romano melaporkan bahwa meski ada pembicaraan setelah kekalahan dari Juventus, pihak Nerazzurri belum mengambil langkah konkret untuk mengubah posisi pelatih.
Manajemen Inter tetap mendukung Chivu, yang diangkat setelah Simone Inzaghi memutuskan untuk bergabung dengan klub di Arab Saudi. Beberapa penggemar Inter bahkan meminta agar José Mourinho kembali jika Chivu dipecat. Namun, Mourinho baru saja dipecat oleh Fenerbahce setelah timnya tersingkir dari playoff Liga Champions. Meskipun tidak ada rencana konkret untuk kembalinya Mourinho ke Inter, pelatih asal Portugal tersebut tetap ingin segera kembali ke kursi pelatih dan tidak berencana untuk mengambil jeda meskipun situasi terakhirnya di Turki.
Menurut Corriere dello Sport, Giuseppe Marotta, direktur olahraga Inter, memiliki tiga opsi untuk menggantikan Inzaghi. Sayangnya, mereka tidak berhasil meyakinkan Cesc Fabregas dan Roberto De Zerbi untuk meninggalkan klub mereka saat ini, yaitu Como dan Olympique Marseille. Meskipun demikian, manajemen Inter tetap yakin dengan pilihan mereka dan percaya bahwa Chivu adalah pelatih modern yang berkualitas dan tepat untuk tugas ini.
Inter bukanlah tim yang terburu-buru dalam mengambil keputusan. Momen nyata untuk mengevaluasi performa tim kemungkinan besar akan datang pada jeda internasional berikutnya. Meskipun data yang ada masih sangat terbatas, tampaknya mereka belum mampu menyelesaikan masalah yang membuat mereka kehilangan gelar musim lalu.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Serie A dan sepak bola Italia, ikuti kami di Google News.
Joe Rothwell adalah salah satu pemain yang berpengaruh secara diam-diam bagi Leeds United selama kampanye promosi mereka musim lalu. Dia memainkan peran penting dalam mengamankan kembalinya Leeds ke Premier League, tetapi sayangnya, dia tidak sempat merasakan hasil dari kesuksesan tersebut secara langsung.
Rothwell didatangkan ke Leeds dengan status pinjaman musim lalu dan awalnya tidak dianggap sebagai sosok sentral dalam upaya promosi tim. Namun, dia berhasil membuktikan kemampuannya di Elland Road dengan penampilan yang mengesankan. Kemampuannya dalam mengendalikan lini tengah dan memberikan set-piece yang akurat memberikan dampak yang signifikan dalam pertandingan-pertandingan krusial. Meskipun demikian, Rothwell meninggalkan Leeds setelah masa pinjamannya berakhir.
Walaupun dia terbuka untuk menandatangani kontrak permanen, Leeds memilih untuk mencari opsi lain, dan Rothwell akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Rangers di Skotlandia. Russell Martin, manajer baru Rangers, sangat ingin membawa Rothwell ke klub setelah penampilannya yang mengesankan di Leeds. Namun, Rangers mengalami kesulitan di awal musim ini, dengan Martin dan para pemain barunya mendapatkan kritik dari para penggemar.
Chris Sutton, mantan striker Celtic, kini mengklaim bahwa Rothwell tampaknya terpengaruh oleh atmosfer yang tidak bersahabat di Ibrox. Sutton menggambarkan lingkungan di Rangers sebagai toksik, menjadikannya tempat yang menantang untuk tampil, dan Rothwell termasuk salah satu pemain yang merasakan tekanan tersebut.
“Joe Rothwell, yang memiliki karier solid di Leeds dan Blackburn,” kata Sutton di BBC’s Monday Night Club, “telah terlihat terpengaruh oleh ekspektasi tinggi dan kritik yang konstan. Ini adalah situasi yang sulit; atmosfer di klub sangat keras.”
Menarik untuk melihat apakah Rothwell dapat bangkit kembali dan menghasilkan penampilan yang kuat untuk Rangers. Tidak diragukan lagi bahwa dia memiliki kualitas untuk sukses di Skotlandia, dan dia bisa berkembang menjadi pemain kunci bagi klub.
Persija Jakarta, klub yang menjadi kebanggaan ibu kota, kini harus menghadapi tantangan baru terkait stadion kandang. Setelah Stadion JIS (Jakarta International Stadium) digunakan untuk konser K-Pop dan Stadion SUGBK (Gelora Bung Karno) dipakai untuk perayaan HUT TNI, Persija terpaksa harus kembali berkandang di Bekasi.
Keputusan ini tentu saja mengejutkan para penggemar, mengingat pentingnya kenyamanan dan dukungan suporter di setiap pertandingan. Bekasi, yang sebelumnya menjadi tempat Persija bermain, kini kembali menjadi pilihan setelah kedua stadion utama di Jakarta tidak dapat digunakan.
Dengan situasi ini, para penggemar diharapkan tetap memberikan dukungan penuh kepada tim kesayangan mereka meskipun harus berpindah tempat. Mari kita lihat lebih dalam mengenai apa yang terjadi dan dampaknya bagi Persija Jakarta serta para suporter setianya.
Real Madrid memulai kampanye Liga Champions mereka dengan harapan tinggi, terutama setelah Jude Bellingham dan Eduardo Camavinga kembali dari cedera dan duduk di bangku cadangan. Namun, harapan itu langsung terkikis hanya dalam tiga menit pertandingan melawan Olympique Marseille di Santiago Bernabeu. Trent Alexander-Arnold, salah satu bintang yang diandalkan, mengalami cedera saat mengumpulkan bola di sisi kanan lapangan. Sebelum sempat mengoper, ia sudah merasakan sakit dan terjatuh, memegang bagian belakang pahanya.
Setelah beberapa menit berdiskusi dengan staf medis, Alexander-Arnold terpaksa meninggalkan lapangan dengan langkah pincang. Ini adalah cedera otot kedua yang dialaminya sejak bergabung dengan Real Madrid. Sebelumnya, ia juga absen saat Los Blancos mengalami kekalahan di Club World Cup melawan Paris Saint-Germain di Miami karena masalah serupa, meskipun itu hanya cedera ringan dan ia kembali bugar saat pramusim.
Cedera ringan biasanya memerlukan waktu pemulihan satu hingga dua minggu, jika memang benar mengenai hamstring, seperti yang terlihat saat ia memegang bagian tersebut. Namun, jika cedera tersebut tergolong grade dua, maka ia bisa absen selama tiga hingga empat minggu. Jika kondisinya lebih serius, ada kemungkinan ia harus menjalani pemulihan selama beberapa bulan.
Alexander-Arnold saat ini bersaing ketat dengan kapten tim Dani Carvajal untuk mendapatkan posisi starter. Keduanya telah berbagi waktu bermain di La Liga, dan Carvajal, yang baru saja pulih dari cedera ligamen, akan memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kualitasnya. Ini tentu menjadi kemunduran bagi Xabi Alonso, yang mengandalkan kedua pemain dengan karakteristik berbeda dalam strategi timnya.
Dengan cedera ini, Real Madrid harus menyesuaikan strategi mereka di Liga Champions, terutama saat bersaing di level tertinggi Eropa. Para penggemar di Indonesia tentu berharap agar tim kesayangan mereka segera menemukan ritme permainan yang tepat meskipun harus menghadapi tantangan cedera pemain kunci.
Vasilije Adzic, pemain muda berbakat Juventus, sempat diperkirakan akan meninggalkan klub, setidaknya dengan status pinjaman, setelah minimnya waktu bermain di musim pertamanya di Italia. Namun, pelatih Igor Tudor meminta manajemen untuk mempertahankannya, dan permintaan tersebut dipenuhi. Kepercayaan Tudor terbukti tepat, karena Adzic menunjukkan performa yang mengesankan dalam situasi krusial.
Menurut laporan dari TuttoSport, Adzic menerima tawaran dari beberapa klub seperti Sassuolo, Bologna, Genoa, dan Palermo. Meskipun mungkin ia tidak keberatan untuk pergi sementara demi mendapatkan menit bermain yang lebih banyak, pelatih menolak untuk melepaskannya, dan manajemen klub pun setuju.
Juventus, seperti yang mereka lakukan dengan banyak talenta lainnya, tidak mempertimbangkan untuk menjual Adzic meskipun beberapa klub Bundesliga menunjukkan ketertarikan. Mereka berpotensi mendapatkan keuntungan yang baik, mengingat mereka mengeluarkan €7 juta untuk merekrutnya dari Buducnost Podgorica setahun yang lalu.
Pemain berusia 19 tahun ini sempat mengalami beberapa cedera otot dan tidak mampu menarik perhatian Thiago Motta pada tahun lalu, hanya tampil enam kali sebagai pemain pengganti. Namun, ia bersinar saat bermain untuk tim Next Gen, mencetak 4 gol dan memberikan 2 assist dalam 10 pertandingan. Asisten pelatih Ivan Javorcic mengambil peran penting dalam pengembangan Adzic selama musim panas, dan upaya tersebut mulai membuahkan hasil.
Pandangan Kami tentang Juventus dan Adzic
Adzic datang dengan banyak harapan, namun sulit bagi pemain-pemain yang lebih berpengalaman untuk beradaptasi dengan situasi yang terjadi musim lalu. Saat ini, lini serang Juventus sedikit padat karena beberapa pemain baru, tetapi dengan adanya lima pergantian pemain dan jadwal yang padat, masih ada ruang untuk semua. Mungkin Juventus bisa lebih diuntungkan jika mencoba mengubah posisinya menjadi gelandang, di mana mereka membutuhkan kualitas lebih. Dengan fisik yang dimilikinya, Adzic tampaknya memiliki potensi untuk beradaptasi dengan peran tersebut.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan pembaruan lebih lanjut tentang Serie A dan sepak bola Italia.
Chelsea menunjukkan ketertarikan untuk merekrut penyerang Juventus, Kenan Yildiz, pada bursa transfer Januari mendatang. Menurut laporan dari Football Insider, Chelsea sebelumnya telah mencoba mengamankan tanda tangan pemain berusia 20 tahun ini pada bursa transfer musim panas lalu dengan penawaran sebesar £70 juta. Sayangnya, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Kini, Chelsea berencana untuk kembali mengejar Yildiz. Namun, transfer di bulan Januari diprediksi akan menjadi tantangan tersendiri. Pemain muda asal Turki ini sangat dihargai di seluruh Eropa dan dianggap memiliki masa depan yang cerah. Dengan potensi yang dimilikinya, Yildiz bisa berkembang menjadi pemain kelas atas di klub manapun. Juventus, tentu saja, tidak akan mudah melepaskan pemain kunci seperti Yildiz dalam waktu dekat. Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah Chelsea siap untuk mengajukan tawaran yang menggoda bagi klub asal Italia tersebut.
Yildiz memiliki atribut yang menjadikannya calon bintang masa depan, dan Chelsea akan sangat diuntungkan jika berhasil mendapatkan tanda tangannya. Meskipun mereka mungkin harus membayar lebih untuk merekrutnya, investasi ini bisa sangat berharga dalam jangka panjang.
Satu pertanyaan yang muncul adalah, apakah Chelsea dapat memberikan waktu bermain yang cukup untuk Yildiz? Pemain internasional Turki ini memiliki kemampuan untuk beroperasi di seluruh lini depan, menjadikannya tambahan berkualitas untuk skuad Chelsea. Namun, tantangan bagi Chelsea adalah mengakomodasi Yildiz dalam susunan pemain utama. Dengan banyaknya pemain menyerang yang tersedia, Yildiz tentu tidak ingin bergabung dengan klub di mana ia tidak akan menjadi starter reguler.
Situasi ini masih berkembang, dan jika Chelsea berhasil meyakinkan Juventus untuk menjual Yildiz, mereka juga harus meyakinkan sang pemain tentang visi proyek yang mereka tawarkan. Mereka perlu memberikan Yildiz jalur yang jelas untuk pengembangan kariernya. Namun, melihat situasi yang ada, transfer pada bulan Januari tampaknya cukup sulit, dan Chelsea mungkin harus menunggu hingga bursa transfer musim panas untuk mewujudkan impian mereka mendapatkan Kenan Yildiz.
Dengan semua perhatian yang tertuju pada pemain muda berbakat ini, kita tunggu saja bagaimana perkembangan selanjutnya. Apakah Chelsea akan berhasil meraih tanda tangannya? Atau akankah Juventus tetap mempertahankan bintang mudanya? Hanya waktu yang akan menjawab.
Liverpool tengah bersiap untuk merekrut Marc Guehi, bek tengah berusia 25 tahun yang saat ini membela Crystal Palace. Setelah hampir mendapatkan tanda tangannya di musim panas lalu, Liverpool kembali memasukkan namanya dalam daftar target utama untuk musim depan. Guehi diperkirakan tidak akan memperpanjang kontraknya di Selhurst Park, yang membuatnya berstatus bebas transfer pada musim panas 2026.
Kabar baik bagi Liverpool, namun mereka harus bersaing ketat dengan klub-klub besar lainnya, seperti Manchester City dan Bayern Munich, yang juga menunjukkan minat terhadap pemain internasional Inggris ini. Menurut Pete O’Rourke dari Football Insider, Liverpool optimis menjadi yang terdepan dalam perburuan Guehi.
“Jika Guehi tidak memperpanjang kontrak dan menjadi pemain bebas, maka persaingan untuk mendapatkan jasanya akan terbuka lebar. Ini tergantung pada siapa yang memberikan tawaran terbaik. Saat ini, Liverpool merasa yakin bisa mengamankan Guehi jika dia memutuskan untuk menjelajahi opsi sebagai pemain bebas,” ungkap O’Rourke.
Liverpool berencana untuk menunggu hingga musim panas mendatang untuk kembali mengajukan tawaran, setelah hampir menyelesaikan kesepakatan sebelumnya yang sayangnya gagal. Banyak klub di Eropa yang mengincar Guehi, mengingat kesempatan untuk merekrut pemain Premier League yang sudah terbukti dan merupakan pemain tim nasional Inggris secara gratis adalah sebuah keuntungan besar.
Sangat menarik untuk melihat ke mana arah karier Guehi selanjutnya, terutama jika dia tidak menandatangani perpanjangan kontrak di Crystal Palace dalam sembilan bulan ke depan. Dengan berbagai spekulasi yang beredar, para penggemar Liverpool tentu berharap klub kesayangan mereka bisa mengamankan pemain yang diinginkan ini dan memperkuat lini pertahanan mereka.
Milan berhasil mempertahankan performa kandang yang kuat dengan meraih kemenangan tipis 1-0 atas Bologna dalam pertandingan terakhir pada jadwal Serie A hari Minggu. Luka Modric, yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-40, mencetak gol pertamanya di San Siro dan memberikan kemenangan yang sangat berarti bagi tim asuhan Massimiliano Allegri. Meskipun hasilnya positif, jalannya pertandingan tidak sepenuhnya memuaskan.
Di awal laga, Milan tampak kesulitan menguasai permainan meski menciptakan dua peluang bagus dalam 25 menit pertama. Tim harus berjuang keras dan lebih banyak mengejar bola di paruh pertama. Namun, kredit harus diberikan kepada Rossoneri yang berhasil mencegah Bologna menciptakan peluang bersih ke gawang. Santiago Gimenez dan Pervis Estupinan menjadi pemain yang menyia-nyiakan dua kesempatan terbaik untuk tim tuan rumah di babak pertama.
Memasuki babak kedua, Milan masih menunjukkan ketidakefektifan dalam penyelesaian akhir, namun akhirnya menemukan celah untuk mencetak gol setelah satu jam pertandingan. Modric memanfaatkan umpan tarik dari Alexis Saelemaekers untuk mencetak gol dan membawa Milan unggul.
Pemain pengganti Samuele Ricci hampir menggandakan keunggulan Milan, tetapi tendangannya yang keras dari jarak jauh mengenai tiang gawang. Meski begitu, Gimenez juga gagal memanfaatkan peluang emas yang seharusnya menjadi gol pertamanya di Serie A musim ini. Bologna sendiri tidak mampu menciptakan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan, membuat Milan mencatatkan sepuluh laga kandang berturut-turut tanpa kalah dari Rossoblu. Mari kita simak penilaian pemain Milan dalam pertandingan ini.
Penilaian Pemain Milan (Formasi 3-5-1-1)
– Mike Maignan – 6/10
Tidak banyak diuji selama 55 menit di lapangan, kiper asal Prancis ini tidak memiliki banyak pekerjaan sebelum mengalami cedera. Namun, ia kurang memberikan kepercayaan diri saat menguasai bola.
– Fikayo Tomori – 7/10
Mendapat kartu kuning awal karena pelanggaran yang sembrono, namun berhasil kembali ke performa terbaiknya seiring berjalannya waktu dengan penampilan defensif yang meyakinkan.
– Matteo Gabbia – 7/10
Meski kadang terlihat kurang tenang, pemain Italia ini menunjukkan pertahanan yang solid dan dominan di udara saat dibutuhkan.
– Strahinja Pavlovic – 8/10
Setelah tampil buruk di pertandingan pertama melawan Cremonese, Pavlovic kembali ke performa terbaiknya dan terlihat nyaman baik dengan maupun tanpa bola, serta aktif membantu serangan dari sisi kiri.
– Pervis Estupinan – 6/10
Hampir mencetak gol pertamanya untuk Milan di tengah babak pertama, tetapi tendangannya membentur tiang. Beruntung tidak mendapatkan kartu merah setelah melakukan beberapa pelanggaran.
– Adrien Rabiot – 7/10
Mantan bintang Juventus ini seharusnya merasa senang dengan debutnya di Milan, meski permainan menyerangnya sering kali kurang presisi. Namun, ketenangannya memberikan stabilitas di lini tengah.
– Luka Modric – 9/10
Beberapa hari setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-40, mantan pemenang Ballon d’Or ini menunjukkan bahwa dirinya masih satu langkah lebih maju dari pemain lain di lapangan. Selain visinya yang luar biasa, Modric juga mencetak gol kemenangan Milan dengan penyelesaian yang cermat.
– Youssouf Fofana – 6/10
Meski tampil tanpa lelah dan siap membantu pertahanan, Fofana tidak memberikan dampak signifikan di area serangan lawan.
– Alexis Saelemaekers – 8/10
Setelah babak pertama yang tenang, winger Belgia ini bangkit di babak kedua dan memberikan assist krusial untuk gol Modric.
– Ruben Loftus-Cheek – 7/10
Meskipun bermain di posisi yang lebih maju, pemain asal Inggris ini tampil brilian dalam menjaga penguasaan bola di area sempit dan hampir mencetak gol solo yang fantastis di babak pertama.
– Santiago Gimenez – 6/10
Ketidakberuntungannya di depan gawang sudah menjadi lelucon. Mantan striker Feyenoord ini memiliki setidaknya tiga peluang bersih, tetapi gagal memanfaatkannya. Mungkin saatnya bagi Christopher Nkunku untuk memimpin serangan Milan.
Pengganti:
– Koni De Winter – 7/10
– Pietro Terracciano – 6/10
– Christian Pulisic – 8/10
– Samuele Ricci – 8/10
– Christopher Nkunku – N/A
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan lebih banyak pembaruan tentang Serie A dan sepak bola Italia.
Liverpool baru saja meraih kemenangan penting atas Burnley, namun di balik hasil positif tersebut, ada kabar yang cukup mengkhawatirkan mengenai cedera yang dialami oleh gelandang mereka, Alexis Mac Allister. Pelatih Liverpool, Arne Slot, memberikan penjelasan terkait kondisi Mac Allister setelah ia ditarik keluar pada babak pertama karena tantangan keras dari pemain Burnley, Lesley Ugochukwu.
Menurut Slot, keputusan untuk mengganti Mac Allister tidak hanya disebabkan oleh cedera akibat tekel tersebut. Pemain asal Argentina ini juga masih dalam proses pemulihan setelah melewatkan sebagian besar pramusim karena cedera. Slot menjelaskan bahwa Mac Allister “ketinggalan banyak sesi pramusim” dan saat ini belum siap untuk bermain dalam frekuensi tinggi. Ia memperkirakan bahwa Mac Allister saat ini baru mampu bertahan dalam satu pertandingan seminggu, dengan durasi sekitar 70 hingga 90 menit. Jika dipaksa bermain lebih dari itu, performanya bisa menurun.
Slot juga menambahkan bahwa Mac Allister menunjukkan tanda-tanda kelelahan setelah bermain sekitar 70 menit saat membela timnas Argentina, sehingga pengawasan terhadap beban kerjanya menjadi sangat penting. Selain faktor fisik, keputusan untuk menarik Mac Allister juga bersifat taktis. Dengan mengganti Mac Allister, Slot menggeser Dom Szoboszlai ke posisi gelandang yang lebih maju, yang diharapkan dapat meningkatkan ancaman serangan Liverpool.
Liverpool tidak memiliki kekhawatiran serius mengenai kondisi Mac Allister. Meskipun terlihat pincang, Mac Allister menyatakan bahwa ia masih bisa melanjutkan permainan, menunjukkan mentalitas yang patut diapresiasi. Slot mengungkapkan, “Ini bukan hanya soal taktik, tetapi juga kombinasi dari beberapa faktor. Dia ketinggalan banyak sesi pramusim. Dia siap untuk satu pertandingan seminggu, mungkin 70-90 menit. Dia bermain 90 menit untuk Argentina dan sangat lelah setelah 70 menit, jadi dia belum memiliki kondisi yang tepat untuk bermain tiga pertandingan dalam seminggu.”
Slot menambahkan bahwa ia sudah memutuskan untuk menarik Mac Allister setelah 60 menit, agar ia bisa kembali bermain pada hari Rabu dan Sabtu mendatang. “Jika saya menariknya pada menit ke-60, saya tidak bisa melakukan pergantian lain jika ingin melakukan perubahan pada menit ke-75. Itu menjadi pertimbangan, ditambah lagi dengan tekel yang ia alami. Saya tidak terkejut ia merasakan tekel tersebut. Ini adalah kombinasi dari berbagai faktor,” jelas Slot.
Dengan kedalaman skuad yang dimiliki Liverpool saat ini, Slot tampaknya sangat berhati-hati dalam mengelola pemainnya. Ia juga menerapkan pendekatan yang sama terhadap rekrutan baru Alexander Isak, yang belum memiliki musim yang baik di Newcastle United. Dengan kualitas pengganti yang ada, Slot bisa mengambil langkah-langkah tersebut tanpa mengorbankan performa tim.
Dengan berita ini, para penggemar Liverpool di Indonesia tentu berharap agar Alexis Mac Allister segera pulih dan kembali memberikan kontribusi maksimal untuk tim. Kemenangan atas Burnley adalah langkah positif, dan dengan manajemen yang cermat dari Arne Slot, Liverpool diharapkan bisa terus bersaing di papan atas Liga Inggris.