Juventus memantau Alisson Becker sebagai target potensial untuk musim 2027/28. Kontrak kiper Liverpool itu akan berakhir pada Juni 2027.
Juventus Mulai Membidik Alisson Becker
Juventus dilaporkan sedang menyusun rencana besar untuk memperkuat skuad dalam beberapa musim ke depan. Salah satu posisi yang menjadi perhatian klub asal Turin tersebut adalah penjaga gawang, dan nama Alisson Becker masuk dalam daftar kandidat utama.
Menurut laporan Tuttosport, Juventus mulai mengevaluasi sejumlah pemain yang kontraknya berakhir pada 2027. Alisson menjadi salah satu nama paling menonjol karena statusnya sebagai kiper berpengalaman, berprestasi, dan berpotensi tersedia tanpa biaya transfer apabila tidak memperpanjang kontraknya bersama Liverpool.
Situasi tersebut membuat penjaga gawang asal Brasil itu menjadi target yang sangat menarik. Juventus dapat memperoleh pemain kelas dunia tanpa harus mengeluarkan dana besar untuk membayar mahar transfer. Namun, peluang tersebut tetap bergantung pada keputusan Liverpool serta kesediaan Alisson untuk meninggalkan sepak bola Inggris.
Kontrak Alisson bersama Liverpool saat ini dijadwalkan berakhir pada Juni 2027. Dengan demikian, musim 2026/27 menjadi periode penting bagi kedua pihak untuk menentukan masa depan kerja sama mereka.
Status Kontrak Alisson di Liverpool
Alisson masih menjadi bagian penting dari rencana Liverpool. Sejak bergabung dari AS Roma pada 2018, ia berkembang menjadi salah satu penjaga gawang paling konsisten di Premier League dan Eropa.
Kiper kelahiran Brasilia tersebut memiliki kemampuan lengkap. Ia kuat dalam mengantisipasi tembakan, tenang ketika menguasai bola, serta mampu berperan sebagai penjaga gawang modern yang membantu pembangunan serangan dari lini belakang.
Kualitas itu menjadikan Alisson lebih dari sekadar pemain di bawah mistar. Ia juga memiliki pengaruh besar di ruang ganti Liverpool. Klub bahkan memasukkannya ke dalam kelompok wakil kapten untuk musim 2026/27, sebuah indikasi bahwa kontribusinya tidak hanya diukur dari jumlah penyelamatan atau clean sheet.
Liverpool disebut mengonfirmasi peran kepemimpinan Alisson pada Agustus 2026. Keputusan tersebut memperlihatkan bahwa klub masih menilai sang pemain sebagai figur penting dalam struktur tim.
Karena itu, pembicaraan mengenai masa depannya tidak akan semata-mata berkaitan dengan usia atau nilai ekonomis. Liverpool juga harus mempertimbangkan pengalaman, kepemimpinan, dan pengaruh Alisson terhadap pemain-pemain muda.
Mengapa Juventus Tertarik kepada Alisson?
Pengalaman di level tertinggi
Juventus sedang mencari fondasi yang tepat untuk membangun kembali skuadnya. Dalam situasi seperti itu, pemain berpengalaman dengan rekam jejak kuat dapat memberikan stabilitas yang dibutuhkan.
Alisson telah tampil di kompetisi papan atas bersama Liverpool dan Brasil. Ia memiliki pengalaman menghadapi tekanan besar di Premier League, Liga Champions, serta pertandingan internasional. Karakter tersebut dapat menjadi modal penting bagi Juventus apabila klub ingin kembali bersaing secara konsisten di Serie A dan kompetisi Eropa.
Berbeda dengan merekrut penjaga gawang muda, mendatangkan Alisson akan memberikan Juventus pemain yang langsung siap menjadi pilihan utama. Risiko adaptasi juga relatif lebih kecil karena ia telah terbiasa bermain dalam sistem sepak bola dengan tuntutan tinggi.
Peluang transfer tanpa biaya
Daya tarik terbesar Alisson bagi Juventus adalah kemungkinan merekrutnya dengan status bebas transfer. Dalam skema tersebut, Juventus tidak perlu membayar Liverpool, meskipun tetap harus menyiapkan biaya agen, bonus, serta gaji yang kompetitif.
Model transfer seperti ini semakin penting bagi klub-klub besar Eropa yang harus mengelola anggaran dengan lebih hati-hati. Dana yang biasanya digunakan untuk membeli pemain dapat dialihkan ke posisi lain, seperti bek tengah, gelandang, atau penyerang.
Namun, bebas transfer bukan berarti kepindahan Alisson akan murah. Gaji pemain dengan reputasi dan pengalaman seperti dirinya kemungkinan menjadi salah satu faktor utama dalam negosiasi.
Pengetahuan dari masa di AS Roma
Laporan Tuttosport juga menyebut bahwa Ricky Massara dan Luciano Spalletti mengenal Alisson dari periode sang kiper bermain di AS Roma. Alisson memperkuat klub Italia tersebut sebelum pindah ke Liverpool.
Pengetahuan mengenai karakter serta kemampuan Alisson dapat membantu Juventus menilai apakah ia masih sesuai dengan kebutuhan tim. Juventus juga sebelumnya disebut pernah mempertimbangkan kemungkinan membawa kembali kiper tersebut ke Serie A.
Meski demikian, informasi mengenai ketertarikan tersebut belum disertai konfirmasi resmi dari Juventus, Liverpool, maupun Alisson. Untuk saat ini, pembicaraan itu masih berada pada tahap pemantauan dan penjajakan awal.
Usia Alisson Menjadi Pertimbangan
Alisson akan berusia 34 tahun pada akhir 2026. Faktor usia membuat Juventus harus menghitung dengan cermat durasi kontrak yang mungkin ditawarkan.
Kiper biasanya dapat mempertahankan performa di level tinggi hingga usia pertengahan 30-an, terutama jika memiliki kondisi fisik dan kebugaran yang baik. Namun, klub tetap perlu mengantisipasi penurunan kecepatan, pemulihan cedera, serta kebutuhan untuk menyiapkan penerus jangka panjang.
Dalam konteks tersebut, Alisson menawarkan dua sisi yang berbeda. Di satu sisi, ia adalah kiper berpengalaman yang bisa langsung memperkuat Juventus. Di sisi lain, perekrutan pemain berusia 34 tahun tidak sepenuhnya sejalan dengan strategi investasi pada pemain muda.
Juventus kemungkinan harus menentukan apakah Alisson akan menjadi solusi utama selama dua atau tiga musim, atau bagian dari kombinasi dengan kiper yang lebih muda. Keputusan tersebut akan sangat bergantung pada struktur skuad dan target klub untuk musim-musim berikutnya.
Persaingan dengan Liverpool
Juventus tidak akan mudah mendapatkan Alisson jika Liverpool memutuskan memperpanjang kontraknya. The Reds masih memiliki alasan kuat untuk mempertahankan penjaga gawang tersebut.
Selain performa, Alisson memiliki status sebagai salah satu pemimpin tim. Pengalamannya juga penting bagi proses pembentukan skuad Liverpool di era 2026. Klub tentu tidak ingin kehilangan sosok senior secara cuma-cuma, terlebih jika belum memiliki pengganti dengan kualitas yang setara.
Liverpool juga dikabarkan memiliki Giorgi Mamardashvili sebagai bagian dari rencana jangka panjang di posisi penjaga gawang. Perekrutan dan pengembangan kiper muda tersebut menunjukkan bahwa klub telah memikirkan regenerasi di bawah mistar.
Namun, keberadaan Mamardashvili tidak otomatis berarti Alisson akan dilepas. Liverpool dapat mempertahankan keduanya untuk menciptakan persaingan internal atau memastikan transisi berlangsung secara bertahap.
Faktor lain yang dapat memengaruhi keputusan adalah keinginan Alisson sendiri. Jika ia masih merasa nyaman di Anfield, mendapat peran penting, dan memiliki peluang meraih trofi, perpanjangan kontrak bisa menjadi pilihan paling masuk akal. Sebaliknya, kesempatan kembali ke Italia mungkin menarik apabila Juventus menawarkan peran utama dan kontrak jangka panjang yang sesuai.
Aturan Transfer Bebas dan Dampaknya
Apabila kontrak Alisson benar-benar berakhir pada Juni 2027, ia dapat bernegosiasi dengan klub luar Inggris sesuai ketentuan transfer pemain profesional. Dalam praktik sepak bola Eropa, pemain yang memasuki periode akhir kontraknya biasanya mulai menarik perhatian klub lain jauh sebelum kontraknya habis.
Situasi ini memungkinkan Juventus melakukan pendekatan lebih awal. Klub juga dapat menyusun kesepakatan prakontrak apabila syarat dan aturan yang berlaku mengizinkannya. Meski begitu, negosiasi tetap harus menghormati regulasi FIFA, Premier League, serta ketentuan kompetisi domestik dan Eropa.
Bagi Liverpool, kondisi tersebut menciptakan tekanan untuk mengambil keputusan lebih cepat. Klub harus menentukan apakah akan memperpanjang kontrak, menjual Alisson sebelum masa baktinya berakhir, atau membiarkan sang kiper memasuki tahun terakhir kontraknya.
Jika Liverpool ingin memperoleh keuntungan finansial, penjualan sebelum Juni 2027 dapat menjadi opsi. Akan tetapi, keputusan itu berisiko mengurangi kualitas tim, terutama jika pengganti belum siap mengambil alih posisi utama.
Konteks Liverpool dan Juventus pada 2026
Musim 2026/27 menjadi periode penting bagi kedua klub. Liverpool perlu menjaga keseimbangan antara mempertahankan pemain senior dan memberikan ruang bagi generasi baru. Peran Alisson sebagai wakil kapten memperlihatkan bahwa pengalaman masih menjadi bagian penting dalam proyek klub.
Sementara itu, Juventus membutuhkan perencanaan jangka panjang untuk kembali membangun skuad yang kompetitif. Merekrut pemain bebas transfer dengan pengalaman tinggi dapat membantu klub memperkuat tim tanpa menghabiskan seluruh anggaran pada satu posisi.
Namun, Juventus juga harus memperhitungkan struktur gaji. Jika tuntutan finansial Alisson terlalu tinggi, keuntungan dari transfer gratis dapat berkurang. Negosiasi kontrak, bonus penampilan, durasi kerja sama, dan peran dalam tim akan menjadi elemen penting.
Untuk saat ini, ketertarikan Juventus terhadap Alisson lebih tepat disebut sebagai pemantauan awal, bukan kesepakatan yang sudah mendekati final. Tidak ada indikasi resmi bahwa kedua klub telah mencapai persetujuan.
Spekulasi kemungkinan akan meningkat apabila Liverpool belum memberikan kepastian mengenai kontrak baru. Selama Alisson masih berstatus pemain Liverpool, masa depannya tetap terbuka terhadap beberapa kemungkinan.
Kesimpulan
Juventus melihat Alisson Becker sebagai salah satu target potensial untuk memperkuat posisi penjaga gawang mulai 2027. Pengalaman, kualitas teknis, dan peluang merekrutnya tanpa biaya transfer membuat pemain Brasil itu menjadi pilihan menarik.
Di sisi lain, Liverpool masih memiliki alasan kuat untuk mempertahankannya. Alisson bukan hanya penjaga gawang utama, tetapi juga salah satu figur senior dan wakil kapten tim pada musim 2026/27.
Usia, tuntutan gaji, rencana regenerasi, serta ambisi karier akan menentukan arah pembicaraan. Jika tidak ada kontrak baru, Juventus berpeluang memanfaatkan situasi tersebut. Namun, sejauh ini belum ada konfirmasi resmi mengenai negosiasi atau kesepakatan antara Alisson dan klub asal Turin.
FAQ Seputar Rumor Alisson dan Juventus
Kapan kontrak Alisson Becker bersama Liverpool berakhir?
Kontrak Alisson bersama Liverpool dilaporkan berakhir pada Juni 2027. Karena itu, masa depan sang kiper mulai menjadi perhatian klub-klub besar Eropa.
Apakah Juventus sudah resmi mengajukan tawaran untuk Alisson?
Belum ada konfirmasi resmi mengenai tawaran atau kesepakatan. Juventus disebut baru memasukkan Alisson ke dalam daftar pemain yang sedang dipantau untuk rencana musim 2027/28.
Mengapa Juventus tertarik merekrut Alisson?
Juventus tertarik karena Alisson memiliki pengalaman tinggi, kualitas yang telah teruji, serta kemungkinan tersedia tanpa biaya transfer jika kontraknya bersama Liverpool tidak diperpanjang.
Apakah Liverpool masih ingin mempertahankan Alisson?
Liverpool masih menilai Alisson sebagai pemain penting. Penunjukannya dalam kelompok wakil kapten musim 2026/27 menunjukkan bahwa klub menghargai kontribusi dan kepemimpinannya, meski keputusan mengenai kontrak baru belum diketahui.