Inter Milan mulai menyusun rencana jangka panjang untuk lini tengahnya. Hakan Calhanoglu masih menjadi salah satu pemain paling penting di skuad Nerazzurri, tetapi kontraknya akan berakhir pada musim panas mendatang. Situasi tersebut membuat klub asal Milan mulai mencari sosok yang bisa mengambil alih peran sang gelandang Turki.
Menurut laporan Gazzetta dello Sport, Inter tengah memantau perkembangan Alessandro Romano, pemain muda yang berstatus milik AS Roma dan saat ini menjalani masa peminjaman di Cagliari. Romano disebut sebagai salah satu prospek paling menarik di sepak bola Italia pada awal musim 2026/27.
Jika rencana tersebut benar-benar diwujudkan, Inter harus bernegosiasi dengan Cagliari. Pasalnya, klub Sardinia itu disebut memiliki kewajiban untuk mempermanenkan Romano pada akhir masa peminjamannya. Dengan demikian, masa depan gelandang berusia 20 tahun tersebut tidak lagi sepenuhnya berada di tangan Roma.
Masa Depan Hakan Calhanoglu Mulai Menjadi Perhatian Inter
Calhanoglu telah menjadi pusat permainan Inter dalam beberapa musim terakhir. Sejak bergeser lebih dalam sebagai gelandang jangkar, pemain asal Turki tersebut berkembang menjadi pengatur tempo, eksekutor bola mati, sekaligus pemain yang mampu membantu tim keluar dari tekanan lawan.
Kontribusinya sangat terasa dalam keberhasilan Inter meraih Scudetto ke-21 pada musim lalu. Calhanoglu bukan hanya berperan sebagai penghubung antara lini belakang dan lini depan, tetapi juga menjadi salah satu pemain yang menentukan arah permainan ketika Inter menghadapi lawan dengan blok pertahanan rendah.
Performa tersebut berlanjut pada awal musim 2026/27. Dalam tiga pertandingan liga pertamanya, Calhanoglu telah mencetak dua gol. Catatan itu memperlihatkan bahwa dirinya masih memiliki pengaruh besar, baik dalam fase membangun serangan maupun ketika Inter membutuhkan ancaman dari lini kedua.
Kontrak Berakhir pada Musim Panas Mendatang
Meski masih tampil produktif, kontrak Calhanoglu akan habis pada musim panas mendatang. Apabila tidak tercapai kesepakatan baru, ia dapat meninggalkan Giuseppe Meazza dengan status bebas transfer pada akhir musim 2026/27.
Kondisi ini membuat Inter harus mengambil keputusan sejak dini. Klub tentu dapat mencoba memperpanjang masa kerja pemain berusia 32 tahun tersebut, tetapi faktor usia, tuntutan finansial, dan kebutuhan regenerasi skuad akan menjadi pertimbangan penting dalam negosiasi.
Inter juga memiliki pengalaman menghadapi situasi serupa. Klub perlu memastikan bahwa kepergian pemain senior tidak menciptakan kekosongan besar di posisi strategis. Terlebih, peran Calhanoglu dalam sistem permainan Nerazzurri tidak mudah digantikan hanya dengan mendatangkan gelandang bertahan biasa.
Calhanoglu Sempat Dipantau Klub-Klub Turki
Ketidakpastian mengenai masa depan Calhanoglu sebenarnya sudah muncul sejak bursa transfer musim panas 2025. Galatasaray dan Fenerbahce dikabarkan sama-sama tertarik membawa sang pemain kembali ke Turki.
Kedua klub tersebut melihat peluang untuk merekrut Calhanoglu, terutama karena sang gelandang disebut memiliki keinginan mengakhiri karier di negara asalnya. Pada tahap tersebut, masa depan pemain kelahiran Jerman itu sempat terlihat terbuka.
Namun, pelatih Inter ketika itu, Cristian Chivu, berhasil meyakinkan Calhanoglu untuk tetap bertahan di Milan. Keputusan tersebut terbukti memberikan dampak positif. Calhanoglu tetap menjadi bagian penting dari proyek tim dan berkontribusi dalam keberhasilan Inter meraih gelar liga.
Chivu juga memahami bahwa kemampuan Calhanoglu dalam mengatur ritme pertandingan tidak mudah ditemukan di pasar transfer. Sang pemain memiliki kualitas umpan progresif, akurasi tendangan bebas, ketenangan dalam penguasaan bola, serta pemahaman taktik yang membuatnya dapat menjalankan beberapa fungsi sekaligus.
Alessandro Romano Muncul sebagai Kandidat Pengganti
Nama Alessandro Romano mulai mendapat perhatian setelah tampil menjanjikan bersama Cagliari. Pemain berusia 20 tahun itu bergabung dengan klub Sardinia tersebut dari Roma pada musim panas dan langsung memperoleh kepercayaan untuk tampil sebagai starter.
Romano mencatatkan debutnya di Serie A dengan cara yang mengesankan. Ia mencetak gol kemenangan Cagliari ketika menghadapi Parma. Gol tersebut tidak hanya memberikan tiga poin bagi tim, tetapi juga memperkuat reputasinya sebagai salah satu gelandang muda yang patut diperhatikan di kompetisi Italia.
Dalam perannya di lini tengah, Romano dinilai memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan Inter pada masa depan. Ia mampu membantu sirkulasi bola, bergerak mencari ruang, dan berkontribusi dalam fase transisi. Namun, membandingkannya secara langsung dengan Calhanoglu tetap terlalu dini karena pengalaman dan konsistensi keduanya berada pada level yang berbeda.
Perbedaan Gaya Bermain Romano dan Calhanoglu
Calhanoglu merupakan gelandang yang telah matang secara taktik. Ia terbiasa bermain dalam pertandingan bertekanan tinggi dan memahami kapan harus memperlambat permainan, mengubah arah serangan, atau mengirimkan umpan vertikal ke lini depan.
Romano masih berada pada tahap awal perkembangan. Keunggulan utamanya adalah energi, keberanian mengambil keputusan, dan kemampuan beradaptasi dengan tuntutan sepak bola senior. Jika perkembangannya berjalan sesuai harapan, ia dapat menjadi gelandang modern yang memiliki mobilitas lebih tinggi dibandingkan Calhanoglu.
Inter kemungkinan tidak akan mencari pemain yang meniru Calhanoglu secara sempurna. Klub dapat memilih membangun struktur lini tengah yang berbeda, dengan mengandalkan kombinasi gelandang pekerja keras, pengumpan progresif, dan pemain yang mampu menjaga keseimbangan di depan barisan bek.
Mengapa Inter Harus Bernegosiasi dengan Cagliari?
Situasi kepemilikan Romano menjadi salah satu faktor penting dalam rencana transfer Inter. Berdasarkan laporan yang beredar, Cagliari memiliki kewajiban untuk mempermanenkan sang pemain setelah masa pinjaman berakhir.
Artinya, Roma tidak lagi menjadi pihak utama yang menentukan klub tujuan Romano pada musim berikutnya. Jika Cagliari menjalankan kewajiban tersebut, Inter harus membuka pembicaraan langsung dengan klub Sardinia itu untuk mendapatkan tanda tangan sang gelandang.
Struktur transfer semacam ini dapat membuat harga Romano meningkat apabila ia terus tampil konsisten. Cagliari memiliki posisi tawar yang kuat, terutama jika sang pemain menjadi starter reguler dan kembali menghasilkan kontribusi penting sepanjang musim Serie A 2026/27.
Performa Musim 2026/27 Akan Menentukan Nilainya
Penampilan Romano pada bulan-bulan berikutnya akan menjadi indikator utama bagi Inter. Klub tentu tidak hanya akan menilai jumlah gol, tetapi juga kontribusinya dalam menguasai bola, memenangkan duel, menjaga posisi, dan mengambil keputusan di bawah tekanan.
Inter juga perlu melihat apakah Romano mampu tampil konsisten ketika menghadapi tim-tim besar Serie A. Performa bagus pada beberapa pertandingan awal merupakan modal penting, tetapi belum cukup untuk membuktikan bahwa ia siap menggantikan gelandang sekelas Calhanoglu.
Selain kemampuan teknis, aspek mental juga menjadi perhatian. Pemain yang diproyeksikan sebagai pengatur permainan Inter harus mampu menghadapi ekspektasi besar di San Siro. Tekanan tersebut berbeda dengan tuntutan ketika bermain sebagai pemain muda di Cagliari.
Konteks Inter dalam Persaingan Serie A 2026
Inter memasuki periode penting dalam proyek kompetitifnya. Setelah meraih Scudetto ke-21, Nerazzurri harus menjaga keseimbangan antara mempertahankan pemain berpengalaman dan memberi ruang kepada generasi baru.
Regenerasi lini tengah menjadi salah satu agenda strategis. Serie A semakin menuntut intensitas tinggi, fleksibilitas taktik, dan kedalaman skuad. Tim yang ingin bersaing di papan atas tidak cukup hanya mengandalkan sebelas pemain utama karena jadwal liga, kompetisi Eropa, dan turnamen domestik dapat menguras fisik pemain.
Dalam konteks itu, merekrut Romano sejak awal dapat menjadi investasi jangka panjang. Inter dapat memantau perkembangannya lebih dekat, kemudian menentukan apakah sang pemain siap langsung masuk ke tim utama atau membutuhkan masa adaptasi tambahan.
Namun, langkah tersebut juga memiliki risiko. Jika Calhanoglu benar-benar pergi sebagai agen bebas, Inter tidak akan memperoleh pemasukan transfer. Klub harus menyiapkan anggaran untuk mendatangkan pengganti, sekaligus memastikan transisi tidak mengganggu target mempertahankan gelar Serie A.
Inter Belum Mengumumkan Kesepakatan Resmi
Ketertarikan terhadap Romano masih berada pada tahap laporan dan pemantauan. Belum ada pengumuman resmi mengenai kesepakatan antara Inter, Roma, Cagliari, maupun sang pemain.
Inter kemungkinan akan terus mengikuti perkembangan Romano sepanjang musim 2026/27 sebelum mengambil keputusan akhir. Klub juga dapat mempertimbangkan sejumlah opsi lain, termasuk memperpanjang kontrak Calhanoglu atau merekrut gelandang berpengalaman sebagai solusi jangka pendek.
Bagi Romano, fokus utama saat ini adalah mempertahankan tempatnya di starting XI Cagliari. Semakin banyak menit bermain dan kontribusi positif yang ia kumpulkan, semakin besar peluangnya menarik minat klub-klub besar Serie A.
Jika Calhanoglu tetap bertahan, Romano mungkin tidak langsung menjadi pengganti utama. Ia dapat diproyeksikan sebagai bagian dari rotasi atau pemain yang perlahan dipersiapkan untuk mengambil peran lebih besar. Sebaliknya, apabila Calhanoglu pergi pada akhir musim, Inter harus mempercepat proses adaptasi pemain muda tersebut.
FAQ Seputar Rencana Transfer Inter
Apakah Hakan Calhanoglu pasti meninggalkan Inter?
Belum. Calhanoglu masih menjadi pemain penting Inter dan tampil produktif pada awal musim 2026/27. Namun, kontraknya akan berakhir pada musim panas mendatang sehingga peluang kepergiannya tetap terbuka, terutama jika tidak ada kesepakatan perpanjangan.
Siapa Alessandro Romano?
Alessandro Romano adalah gelandang muda berusia 20 tahun yang berstatus milik AS Roma dan sedang dipinjamkan ke Cagliari. Ia menjadi perhatian setelah merebut posisi starter serta mencetak gol kemenangan pada debutnya di Serie A melawan Parma.
Mengapa Inter harus bernegosiasi dengan Cagliari?
Menurut laporan yang menjadi dasar kabar ini, Cagliari memiliki kewajiban untuk mempermanenkan Romano pada akhir masa pinjaman. Karena itu, apabila Inter ingin merekrutnya, klub Milan tersebut harus bernegosiasi dengan Cagliari, bukan hanya dengan Roma.
Apakah Romano siap menggantikan Calhanoglu?
Romano memiliki potensi, tetapi belum dapat dianggap sebagai pengganti langsung Calhanoglu. Ia masih perlu membuktikan konsistensi, kematangan taktik, dan kemampuannya tampil dalam pertandingan besar Serie A. Inter kemungkinan akan memantau proses tersebut sebelum membuat keputusan final.