Home Liga Italia Inter Milan vs Shakhtar Donetsk: Misi Bangkit Nerazzurri di Liga Champions

Inter Milan vs Shakhtar Donetsk: Misi Bangkit Nerazzurri di Liga Champions

0 comment

Inter Milan menghadapi Shakhtar Donetsk pada matchday ketiga fase liga Liga Champions UEFA 2026. Pertandingan di Stadio Giuseppe Meazza ini menjadi kesempatan penting bagi Nerazzurri untuk menghentikan tren buruk di kompetisi Eropa sekaligus menjaga peluang lolos ke fase gugur.

Inter Milan menjamu Shakhtar Donetsk dalam lanjutan Liga Champions 2026. Simak kabar tim, prediksi susunan pemain, rekor pertemuan, dan prediksinya.

Stadio Giuseppe Meazza kembali menjadi panggung bagi Inter Milan untuk mencari respons setelah mengalami awal mengecewakan di Liga Champions musim ini. Klub asal Italia tersebut menelan kekalahan beruntun dari Real Madrid dan Club Brugge, termasuk hasil mengejutkan 4-3 ketika bermain di kandang sendiri.

Laga melawan Shakhtar Donetsk pun memiliki arti lebih dari sekadar perebutan tiga poin. Inter perlu segera memperbaiki posisi dalam fase liga jika ingin menghindari jalur play-off dan mengamankan tiket langsung ke babak 16 besar.

Di sisi lain, Shakhtar datang ke Milan dengan kepercayaan diri tinggi. Wakil Ukraina itu belum terkalahkan dalam dua pertandingan awal fase liga dan sedang berada dalam tren positif di kompetisi domestik. Situasi tersebut membuat pertandingan ini tidak bisa dianggap sebagai laga mudah bagi tuan rumah.

Inter Milan Berusaha Mengakhiri Tren Buruk di Liga Champions

Inter memulai kampanye Liga Champions dengan kekalahan 1-2 dari Real Madrid pada matchday pertama. Hasil tersebut kemudian diikuti kekalahan dramatis 3-4 dari Club Brugge di Giuseppe Meazza.

Untuk pertama kalinya sejak musim 2006/07, Inter mengawali perjalanan di Liga Champions dengan dua kekalahan berturut-turut. Catatan itu semakin buruk karena tim asuhan Cristian Chivu juga telah menelan empat kekalahan beruntun di kompetisi ini.

Dalam delapan pertandingan terakhirnya di Liga Champions, Inter hanya mampu meraih satu kemenangan. Tujuh pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan. Statistik tersebut menjadi peringatan serius bagi tim yang berstatus sebagai juara Serie A.

Kemenangan di Serie A menjadi modal penting

Walaupun performa di Eropa belum meyakinkan, Inter menunjukkan karakter kuat di kompetisi domestik. Mereka berhasil bangkit setelah tertinggal lebih dahulu dari Bologna pada pertandingan Serie A di Renato Dall’Ara.

Inter kemudian membalikkan keadaan dan menang 3-1. Hasil tersebut memperkuat posisi mereka di papan atas Serie A 2026 sekaligus menunjukkan bahwa skuad Nerazzurri masih memiliki kemampuan untuk merespons tekanan.

Kemenangan atas Bologna juga penting bagi kepercayaan diri para pemain. Marcus Thuram tampil sebagai salah satu tumpuan utama di lini depan, sedangkan lini tengah yang diisi pemain berpengalaman seperti Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, dan Henrikh Mkhitaryan diharapkan mampu mengendalikan tempo permainan.

Rekor Inter di Giuseppe Meazza Tidak Sepenuhnya Buruk

Inter memang kalah dalam empat pertandingan kandang terakhirnya di Liga Champions. Namun, kekalahan tersebut tidak menggambarkan performa mereka secara keseluruhan di Giuseppe Meazza.

Sejak awal Desember 2025, empat kekalahan itu menjadi satu-satunya kekalahan Inter di kandang dalam seluruh kompetisi. Dalam periode yang sama, Nerazzurri membukukan 16 kemenangan dan tiga hasil imbang.

Artinya, Inter tetap memiliki basis performa yang kuat ketika tampil di hadapan pendukung sendiri. Faktor stadion dan dukungan suporter dapat menjadi pembeda, terutama jika Inter mampu mencetak gol lebih dahulu.

Rekor pertemuan melawan Shakhtar juga mendukung tim Italia tersebut. Inter belum pernah kalah dari wakil Ukraina itu dalam tujuh pertemuan sebelumnya, dengan catatan tiga kemenangan dan empat hasil imbang.

Pada pertemuan terakhir di Milan lima tahun lalu, Inter menang 2-0. Selain itu, Nerazzurri berhasil mencatatkan enam clean sheet dalam tujuh pertemuan melawan Shakhtar.

Shakhtar Donetsk Datang dengan Kepercayaan Diri Tinggi

Berbeda dari Inter, Shakhtar mengawali fase liga Liga Champions dengan hasil yang menjanjikan. Mereka menahan PSV Eindhoven dengan skor 1-1 pada matchday pertama, sebelum meraih kemenangan 3-1 atas AEK Athens pada pertandingan berikutnya.

Dua gol yang tercipta pada masing-masing babak membantu Shakhtar meraih kemenangan meyakinkan atas klub Yunani tersebut. Hasil itu menjadi awal terbaik mereka di Liga Champions sejak musim 2014/15.

Performa domestik Shakhtar juga sangat stabil. Mereka baru saja mengalahkan Kolos Kovalivka dengan skor 2-1 dan tetap berada di puncak klasemen Liga Premier Ukraina dengan keunggulan dua poin.

Rekor tandang menjadi masalah utama

Meski sedang berada dalam tren positif, Shakhtar memiliki kelemahan besar ketika tampil di laga tandang Liga Champions. Mereka tidak pernah menang dalam tujuh pertandingan tandang terakhir di fase utama kompetisi tersebut, dengan dua hasil imbang dan lima kekalahan.

Shakhtar memang masih mampu mencetak lima gol dalam rangkaian pertandingan itu, tetapi pertahanan mereka belum cukup solid untuk menghadapi lawan dengan kualitas seperti Inter.

Secara keseluruhan, Shakhtar memenangi 10 dari 12 pertandingan kompetitif musim ini. Mereka hanya sekali bermain imbang dan sekali kalah. Tujuh pertandingan terakhir bahkan berhasil dimenangi secara beruntun.

Namun, sejarah pertemuan klub Ukraina melawan tim Italia juga kurang menggembirakan. Klub-klub Ukraina gagal mencetak gol dalam sembilan pertandingan terakhir menghadapi wakil Italia, dengan catatan empat imbang dan lima kekalahan. Kemenangan terakhir mereka terjadi saat Shakhtar menaklukkan Atalanta pada 2019.

Kabar Skuad Inter Milan dan Shakhtar

Inter kehilangan beberapa pemain penting

Inter dipastikan tidak dapat menurunkan sejumlah pemain karena masalah kebugaran. John Stones, Benjamin Pavard, dan Curtis Jones disebut masih berada dalam proses pemulihan dari cedera, termasuk masalah pada bagian paha.

Lautaro Martinez juga diperkirakan absen hingga jeda internasional berikutnya. Absennya kapten sekaligus penyerang utama Inter tersebut membuat Cristian Chivu harus menentukan pendamping Marcus Thuram di lini depan.

Ange-Yoan Bonny dan Francesco Pio Esposito menjadi dua kandidat yang berpeluang mengisi posisi tersebut. Thuram kemungkinan tetap menjadi pusat serangan karena performanya sedang menonjol dan kemampuannya dalam memanfaatkan ruang sangat dibutuhkan untuk membongkar pertahanan Shakhtar.

Shakhtar tetap mengandalkan lini serang

Shakhtar juga tidak datang dengan skuad lengkap. Eguinaldo dan Alaa Ghram dipastikan tidak tersedia. Sementara itu, Marlon Santos dan Diego Arroyo masih diragukan tampil karena belum sepenuhnya pulih dari masalah kebugaran.

Arda Turan diperkirakan tetap memainkan Pedrinho dan Kaua Elias sejak menit awal. Keduanya tidak diistirahatkan pada pertandingan domestik sebelumnya, tetapi peran mereka dianggap penting untuk menjaga ancaman Shakhtar di sepertiga akhir lapangan.

Pedrinho dapat beroperasi dari sisi sayap maupun area tengah, sedangkan Kaua Elias diharapkan menjadi penyerang utama. Kecepatan dan pergerakan tanpa bola mereka bisa menyulitkan tiga bek Inter jika tuan rumah terlalu agresif meninggalkan ruang di belakang garis pertahanan.

Prediksi Susunan Pemain Inter vs Shakhtar

Inter Milan

Formasi 3-5-2: J. Martinez; Bisseck, Akanji, Bastoni; Diouf, Barella, Calhanoglu, Mkhitaryan, Dimarco; Thuram, Esposito.

Inter kemungkinan kembali menggunakan struktur tiga bek dengan Dimarco sebagai sumber kreativitas dari sisi kiri. Barella dan Calhanoglu akan memegang peran penting dalam distribusi bola, sementara Thuram menjadi ancaman utama melalui kecepatan dan kekuatan fisiknya.

Shakhtar Donetsk

Formasi 4-2-3-1: Riznyk; Tobias, Bondar, Matviyenko, P. Henrique; Ocheretko, Gomes; Santana, Pedrinho, Newerton; Elias.

Shakhtar diperkirakan menggunakan dua gelandang bertahan untuk meredam dominasi lini tengah Inter. Pedrinho dan Newerton akan berusaha memberikan dukungan kepada Elias, terutama melalui serangan balik cepat.

Konteks Liga Champions dan Serie A 2026

Format Liga Champions yang berlaku pada musim 2026 menggunakan fase liga dengan 36 peserta. Setiap tim memainkan delapan pertandingan melawan lawan yang berbeda. Delapan klub teratas langsung lolos ke babak 16 besar, sedangkan tim yang finis di posisi kesembilan hingga ke-24 harus melewati play-off.

Karena itu, Inter tidak boleh terus kehilangan poin. Dua kekalahan pada awal kompetisi membuat pertandingan melawan Shakhtar semakin penting. Kemenangan akan menghidupkan kembali peluang mereka untuk bersaing di papan atas fase liga, sementara hasil imbang atau kekalahan dapat meningkatkan tekanan menjelang pertandingan berikutnya.

Dari perspektif Serie A 2026, status Inter sebagai juara bertahan membuat tuntutan terhadap mereka semakin besar. Klub Italia tersebut harus mampu membagi fokus antara mempertahankan posisi di liga domestik dan memperbaiki performa di Eropa. Jadwal padat juga menuntut rotasi skuad yang efektif, terutama di lini depan dan area tengah.

Prediksi Inter Milan vs Shakhtar Donetsk

Shakhtar memiliki modal kuat melalui tujuh kemenangan beruntun dan hasil positif pada dua laga awal Liga Champions. Namun, Inter mempunyai pengalaman lebih besar, kualitas individu yang lebih merata, serta rekor pertemuan yang sangat baik melawan klub Ukraina tersebut.

Faktor kandang juga dapat memainkan peran penting. Inter memang sempat kesulitan di Giuseppe Meazza dalam empat laga Eropa terakhir, tetapi performa mereka di semua kompetisi menunjukkan bahwa stadion tersebut tetap sulit ditaklukkan.

Jika mampu memperbaiki konsentrasi di lini belakang dan memanfaatkan kecepatan Marcus Thuram, Inter berpeluang mengamankan kemenangan. Shakhtar diprediksi akan mengandalkan serangan balik, tetapi kesulitan mereka dalam laga tandang Liga Champions bisa kembali terlihat.

Prediksi skor: Inter Milan 2-1 Shakhtar Donetsk

FAQ Inter Milan vs Shakhtar Donetsk

Kapan pertandingan Inter Milan vs Shakhtar Donetsk dimainkan?

Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu. Informasi sumber tidak mencantumkan tanggal dan jam kick-off secara spesifik, sehingga konversi waktu ke WIB belum dapat dicantumkan secara akurat.

Di mana laga Inter vs Shakhtar digelar?

Laga ini berlangsung di Stadio Giuseppe Meazza, Milan, yang juga dikenal sebagai San Siro. Inter akan bertindak sebagai tuan rumah.

Bagaimana rekor pertemuan Inter melawan Shakhtar?

Inter belum pernah kalah dalam tujuh pertemuan sebelumnya. Nerazzurri meraih tiga kemenangan dan empat hasil imbang, serta mencatatkan enam clean sheet dalam tujuh laga tersebut.

Siapa pemain yang perlu diperhatikan?

Marcus Thuram menjadi pemain penting bagi Inter karena kecepatan, kekuatan, dan kemampuannya membuka ruang. Dari kubu Shakhtar, Pedrinho dan Kaua Elias diperkirakan menjadi ancaman utama melalui kombinasi kreativitas dan kecepatan di lini serang.

You may also like

Leave a Comment

About Us

Logo pemain12.com

Pemain12.com adalah portal berita sepak bola yang menjadi sumber utama informasi terkini seputar dunia sepak bola. Situs ini merupakan tempat yang sempurna bagi para penggemar sepak bola untuk tetap terhubung dengan berita terbaru tentang pertandingan, transfer pemain, dan peristiwa menarik lainnya dalam dunia sepak bola. 

@2023 – All Right Reserved. Supported by GMTeknologi

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept