Fiorentina siap mempertimbangkan tawaran untuk bek kanan Brasil, Dodô. Juventus, AC Milan, dan Barcelona disebut memantau situasinya menjelang bursa transfer berikutnya.
Masa depan Dodô di Fiorentina mulai menjadi sorotan setelah sang pemain kehilangan tempat utama pada musim Serie A 2025/26. Bek kanan asal Brasil itu baru tampil empat kali di seluruh kompetisi dengan total 166 menit bermain. Situasi tersebut memunculkan kemungkinan perpisahan, terutama karena klub belum berhasil memperpanjang kontraknya.
Direktur Fiorentina, Fabio Paratici, mengonfirmasi bahwa klub terbuka terhadap proposal yang dianggap menguntungkan. Pernyataan tersebut disampaikan kepada DAZN melalui TMW, sekaligus memperjelas bahwa Fiorentina tidak menutup pintu bagi kepergian pemain berusia 28 tahun itu.
Fiorentina Siap Mendengarkan Tawaran untuk Dodô
Fiorentina sebenarnya sempat berupaya mengamankan masa depan Dodô dengan menawarkan kontrak baru. Namun, pembicaraan yang berlangsung pada musim panas lalu tidak menghasilkan kesepakatan. Klub kemudian harus menghadapi situasi sulit: mempertahankan pemain yang tidak lagi menjadi pilihan utama atau menjualnya ketika masih memiliki nilai transfer.
Paratici menjelaskan bahwa Fiorentina sebelumnya bersedia melepas Dodô apabila menerima tawaran yang sesuai. Namun, proposal dengan nilai yang dianggap layak tidak pernah datang. Kegagalan transfer tersebut turut memengaruhi kondisi sang pemain ketika memasuki musim baru.
“Kami terbuka apabila ada tawaran bernilai yang datang, tetapi proposal seperti itu tidak kami terima,” ujar Paratici dalam wawancara yang dikutip TMW.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa posisi Fiorentina cukup jelas. Dodô tidak secara otomatis masuk daftar jual, tetapi klub akan mengevaluasi setiap tawaran yang datang. Jika persaingan dari sejumlah klub besar benar-benar berkembang, Fiorentina berpeluang menjadikan sang pemain sebagai aset penting di bursa transfer.
Minim Menit Bermain Membuat Masa Depan Dodô Dipertanyakan
Alex Jimenez Menjadi Pilihan Utama
Faktor terbesar yang mendorong spekulasi adalah minimnya kesempatan bermain. Dodô hanya mengoleksi empat penampilan di semua kompetisi dan menghabiskan 166 menit di lapangan. Angka tersebut memperlihatkan bahwa dirinya berada jauh di belakang pilihan utama pelatih Paolo Vanoli.
Vanoli lebih sering mempercayakan posisi bek kanan kepada Alex Jimenez. Pemain tersebut dinilai mampu memberikan energi, kecepatan, dan fleksibilitas dalam skema permainan Fiorentina. Jimenez juga dapat membantu fase menyerang maupun bertahan, sehingga menjadi opsi yang lebih konsisten bagi tim asal Toscana tersebut.
Persaingan internal seperti ini membuat jalan Dodô untuk kembali ke starting XI semakin berat. Bek Brasil tersebut tetap memiliki pengalaman dan kualitas teknis, tetapi kontinuitas bermain menjadi persoalan utama. Tanpa perubahan situasi, kepergian dari Stadion Artemio Franchi dapat menjadi solusi bagi semua pihak.
Kontrak Masih Menjadi Faktor Penting
Menurut informasi yang tersedia, kontrak Dodô bersama Fiorentina berlaku hingga Juni 2027. Detail ini penting karena berbeda dari anggapan bahwa sang pemain akan berstatus bebas transfer pada akhir musim 2025/26. Jika tidak ada perubahan dalam kontraknya, Fiorentina masih memiliki kendali atas masa depan Dodô hingga penghujung musim 2026/27.
Dengan demikian, klub tidak berada dalam kondisi harus menjualnya secara tergesa-gesa. Fiorentina masih dapat memilih antara mempertahankan Dodô, membuka kembali pembicaraan kontrak, atau menerima tawaran transfer yang memenuhi valuasi mereka.
Namun, situasi kontrak tetap bisa menjadi pemicu negosiasi. Apabila tidak ada kesepakatan perpanjangan dan Dodô terus berada di bangku cadangan, nilai pasarnya berpotensi menurun. Dari sudut pandang Fiorentina, menjualnya lebih awal dapat menjadi cara untuk menghindari risiko kehilangan aset tanpa imbalan finansial di masa mendatang.
Juventus, AC Milan, dan Barcelona Memantau Situasi
Barcelona Menjaga Komunikasi dengan Perkembangan Transfer
Media Spanyol Sport melaporkan bahwa Barcelona masih mengikuti situasi Dodô. Klub Catalan tersebut dikenal sering mencari pemain yang dapat bermain agresif dari sisi sayap dan membantu membangun serangan sejak area pertahanan. Karakter Dodô sebagai bek kanan yang aktif naik ke depan membuatnya menarik bagi tim yang membutuhkan lebar permainan.
Meski demikian, pemantauan belum berarti Barcelona telah mengajukan tawaran resmi. Sejauh informasi yang beredar, klub tersebut masih mengamati perkembangan menit bermain Dodô, status kontrak, dan kemungkinan harga yang ditetapkan Fiorentina.
Juventus dan Milan Bisa Menjadi Pesaing Domestik
Juventus dan AC Milan juga disebut tertarik terhadap bek kanan Brasil tersebut. Ketertarikan dari dua klub Serie A itu dapat membuka peluang terjadinya transfer langsung di Italia. Adaptasi Dodô terhadap sepak bola Serie A menjadi salah satu keunggulan apabila dibandingkan dengan pemain yang belum pernah bermain di kompetisi Italia.
Dodô sebelumnya memperkuat Shakhtar Donetsk sebelum melanjutkan kariernya di Fiorentina. Pengalaman bermain di level Eropa dan pemahamannya terhadap tuntutan taktik sepak bola Italia membuatnya tetap memiliki daya tarik, meskipun musim ini ia belum memperoleh banyak menit bermain.
Bagi Juventus, seorang bek kanan dengan kemampuan membawa bola dan memberikan umpan silang dapat menambah variasi dalam membangun serangan. Sementara itu, Milan bisa melihat Dodô sebagai pemain yang mampu memperkuat area sayap serta meningkatkan kedalaman skuad untuk menghadapi jadwal Serie A, Coppa Italia, dan kompetisi Eropa.
Mengapa Bursa Januari 2026 Bisa Menjadi Momen Penting?
Bursa transfer Januari sering menjadi periode evaluasi bagi klub-klub Serie A. Pemain yang jarang tampil biasanya memiliki dua pilihan: bertahan untuk memperebutkan tempat atau mencari klub baru demi mendapatkan menit bermain yang lebih konsisten.
Situasi Dodô sangat sesuai dengan konteks tersebut. Fiorentina memiliki alasan untuk mendengarkan penawaran, sedangkan sang pemain membutuhkan kepastian mengenai perannya. Apabila Vanoli tetap mengandalkan Jimenez, peluang Dodô untuk kembali menjadi starter akan semakin terbatas.
Namun, transfer pada pertengahan musim tidak selalu mudah. Fiorentina harus menemukan pengganti yang sepadan jika Dodô benar-benar pergi. Klub peminat juga perlu memastikan bahwa pemain tersebut dapat langsung beradaptasi dengan tuntutan kompetisi. Selain itu, negosiasi mengenai harga, gaji, dan durasi kontrak dapat membuat proses transfer berlangsung panjang.
Jika tidak ada kesepakatan pada bursa Januari 2026, Fiorentina masih memiliki opsi menunggu hingga musim panas. Periode tersebut biasanya menawarkan lebih banyak waktu untuk menyusun ulang skuad dan memungkinkan klub peminat menyesuaikan anggaran transfer dengan kebutuhan jangka panjang.
Inter Milan Tidak Lagi Menjadi Kandidat Utama
Inter Milan sebelumnya juga pernah dikaitkan dengan Dodô. Akan tetapi, Nerazzurri disebut telah meninggalkan persaingan setelah Cristian Chivu berhasil mengembangkan Andy Diouf menjadi wing-back yang dapat diandalkan.
Perkembangan Diouf membuat Inter tidak lagi memiliki urgensi yang sama untuk merekrut bek kanan baru. Kondisi ini mempersempit daftar klub yang berpotensi mengajukan tawaran, meskipun Juventus, Milan, dan Barcelona tetap menjadi nama yang paling sering dikaitkan dengan Dodô.
Dari sisi Fiorentina, berkurangnya jumlah peminat bisa memengaruhi posisi klub dalam negosiasi. Karena itu, performa Dodô dalam beberapa bulan berikutnya akan sangat penting. Penampilan yang lebih konsisten dapat kembali meningkatkan nilai transfer dan menarik minat lebih banyak klub.
Dampak bagi Fiorentina di Serie A 2026
Fiorentina harus mengambil keputusan berdasarkan kebutuhan teknis dan strategi finansial. Di satu sisi, pengalaman Dodô masih dapat berguna dalam persaingan Serie A 2025/26 yang padat. Di sisi lain, mempertahankan pemain dengan peran terbatas dapat mengurangi efisiensi skuad, terutama jika sang pemain tidak masuk dalam rencana utama pelatih.
Kompetisi Serie A pada 2026 menuntut klub memiliki kedalaman di setiap posisi. Jadwal liga, Coppa Italia, dan pertandingan Eropa dapat menyebabkan rotasi menjadi faktor penting. Karena itu, kehilangan Dodô tanpa pengganti yang tepat bisa menjadi risiko bagi Fiorentina.
Klub juga perlu mempertimbangkan hubungan antara performa dan nilai pasar. Jika Dodô tetap jarang dimainkan, calon pembeli mungkin akan menekan harga transfer. Sebaliknya, kesempatan tampil yang lebih banyak dapat membantu Fiorentina memperoleh tawaran yang lebih menguntungkan.
Keputusan akhir kemungkinan akan bergantung pada tiga hal: posisi Dodô dalam rencana Vanoli, kesediaan pemain untuk memperpanjang kontrak, dan besaran tawaran dari klub peminat. Sampai ada proposal resmi, masa depan bek kanan tersebut masih terbuka.
Kesimpulan
Fiorentina tidak menutup kemungkinan menjual Dodô pada bursa Januari 2026 maupun musim panas berikutnya. Juventus, AC Milan, dan Barcelona disebut memantau situasi pemain Brasil tersebut, sementara Inter Milan tidak lagi menjadi kandidat utama setelah perkembangan Andy Diouf.
Minimnya menit bermain, kegagalan negosiasi kontrak baru, dan persaingan dengan Alex Jimenez membuat posisi Dodô di Fiorentina tidak aman. Meski demikian, kontraknya yang menurut informasi berlaku hingga Juni 2027 membuat Fiorentina masih memiliki kendali dalam menentukan harga dan waktu penjualan.
Beberapa bulan ke depan akan menjadi periode penentu. Fiorentina harus memilih antara mempertahankan Dodô sebagai pelapis, memberinya kesempatan untuk kembali ke tim utama, atau menjualnya ketika masih dapat menghasilkan pemasukan signifikan.
FAQ Seputar Masa Depan Dodô di Fiorentina
Apakah Fiorentina akan menjual Dodô pada Januari 2026?
Fiorentina terbuka terhadap tawaran yang sesuai, tetapi belum ada kepastian bahwa transfer akan terjadi. Keputusan akan bergantung pada proposal yang masuk dan posisi Dodô dalam rencana Paolo Vanoli.
Klub mana saja yang tertarik kepada Dodô?
Juventus, AC Milan, dan Barcelona disebut memantau situasi bek kanan Brasil tersebut. Inter Milan sebelumnya juga dikaitkan, tetapi kabarnya tidak lagi aktif dalam persaingan.
Mengapa Dodô jarang dimainkan?
Dodô baru tampil empat kali dengan total 166 menit di semua kompetisi. Pelatih Paolo Vanoli lebih sering memilih Alex Jimenez sebagai bek kanan utama Fiorentina.
Kapan kontrak Dodô bersama Fiorentina berakhir?
Berdasarkan informasi yang tersedia, kontrak Dodô berlaku hingga Juni 2027. Karena itu, Fiorentina tidak harus melepasnya secara gratis pada akhir musim 2025/26, kecuali terdapat perubahan dalam kesepakatan kontraknya.