AC Milan dikabarkan mulai menyiapkan perpanjangan kontrak untuk Strahinja Pavlovic. Bek tengah asal Serbia itu menjadi salah satu pemain paling konsisten di skuad Rossoneri dan kini masuk dalam daftar prioritas klub setelah bursa transfer ditutup.
AC Milan sedang memasuki fase penting dalam pengelolaan skuad. Setelah aktivitas transfer berakhir, manajemen mulai mengarahkan perhatian pada pemain-pemain yang dianggap memiliki peran strategis untuk jangka panjang. Salah satu nama yang berada di urutan teratas adalah Strahinja Pavlovic.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Milan ingin mempertahankan bek internasional Serbia tersebut dengan kontrak baru. Kesepakatan saat ini masih berlaku hingga 2028, tetapi klub disebut siap menawarkan masa bakti tambahan sampai 2031 sekaligus kenaikan gaji yang signifikan.
Langkah ini menjadi bentuk penghargaan atas perkembangan Pavlovic. Sempat kesulitan beradaptasi sejak bergabung dari RB Salzburg, sang bek kini berubah menjadi bagian penting dari struktur pertahanan Milan. Perubahan sistem permainan dan kehadiran Massimiliano Allegri disebut menjadi faktor utama di balik kebangkitan performanya.
Pavlovic Menjadi Pilar Utama Pertahanan Milan
Pavlovic merupakan satu dari hanya dua pemain Milan yang belum kehilangan satu menit pun pada musim ini. Pemain lainnya adalah Koni de Winter, partnernya di lini belakang yang secara mengejutkan mampu menggeser Matteo Gabbia dari posisi utama.
Keputusan menempatkan de Winter sebagai starter disebut tidak terlepas dari keunggulan fisiknya. Kecepatan, daya jelajah, serta kemampuan bertahan dalam situasi satu lawan satu membuatnya cocok mendampingi Pavlovic dalam sistem tiga bek.
Di antara keduanya, Pavlovic memiliki karakter yang lebih agresif. Ia kuat dalam duel udara, berani melakukan tekel, serta mampu membawa bola keluar dari area pertahanan. Karakter tersebut sangat berguna dalam skema yang mengharuskan bek tengah aktif membangun serangan dari belakang.
Statistik Pavlovic Bersama Milan
Sejak bergabung dengan Milan, Pavlovic telah mencatat 79 penampilan. Dari jumlah tersebut, ia turut menyumbangkan tujuh gol dan empat assist. Catatan itu cukup menonjol bagi seorang bek tengah, terutama karena kontribusinya tidak hanya muncul melalui bola mati.
Postur tubuh dan keberaniannya membuat Pavlovic menjadi ancaman ketika Milan mendapatkan tendangan bebas atau sepak pojok. Selain itu, kemampuannya memberikan umpan progresif juga membantu tim melewati tekanan lawan di area pertama lapangan.
Konsistensi menjadi aspek paling penting dalam perkembangan Pavlovic. Dalam dua musim terakhir, ia tidak lagi sekadar menjadi pilihan rotasi. Sang bek semakin sering dipercaya mengisi posisi starter dan secara bertahap mendapatkan status sebagai salah satu pemain inti di lini belakang.
Perjalanan Pavlovic dari Keraguan hingga Kepercayaan
Perjalanan Pavlovic di San Siro tidak langsung berjalan mulus. Milan merekrutnya dari RB Salzburg dengan biaya sekitar 18,5 juta euro. Namun, ia mengalami kesulitan pada periode awal, terutama ketika tim berada di bawah arahan Paulo Fonseca dan Sergio Conceicao.
Masalah yang dihadapi Pavlovic bukan hanya berkaitan dengan performa individu. Pada saat itu, Milan secara keseluruhan juga kesulitan menemukan keseimbangan permainan. Perubahan posisi, koordinasi lini belakang yang belum stabil, serta tekanan hasil membuat adaptasi sang pemain berlangsung lebih lama.
Bahkan, beberapa bulan setelah kedatangannya, Pavlovic hampir meninggalkan Italia untuk melanjutkan karier di Turki. Situasi tersebut menunjukkan bahwa posisinya di dalam skuad sempat tidak sepenuhnya aman.
Perubahan Sistem Mengangkat Performa
Kondisi berubah setelah Massimiliano Allegri mengambil alih tim. Pergeseran menuju formasi tiga bek memberikan ruang yang lebih sesuai dengan karakter Pavlovic. Ia dapat bermain sebagai bek tengah kiri atau bagian dari trio pertahanan tanpa terlalu sering dipaksa bertahan di ruang terbuka yang luas.
Dalam sistem tersebut, Pavlovic bisa memaksimalkan kekuatan fisiknya sekaligus menggunakan kemampuan membaca permainan. Ia juga memiliki perlindungan tambahan dari dua bek lain ketika maju untuk menghadapi penyerang lawan.
Hasilnya terlihat jelas. Pavlovic menjadi pilihan reguler dan tidak lagi meninggalkan starting XI dalam dua musim terakhir. Performa yang semakin stabil membuat Milan menilai bahwa sang pemain telah melewati fase adaptasi dan layak menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub.
Rencana Kontrak Baru hingga 2031
Kontrak Pavlovic saat ini masih berlaku sampai 2028. Namun, struktur gajinya dinilai belum mencerminkan kontribusinya. Ia disebut menerima bayaran sekitar 1,7 juta euro per tahun, angka yang tergolong rendah jika dibandingkan dengan peran pentingnya di tim utama.
Milan dikabarkan ingin membuka pembicaraan mengenai kontrak baru yang akan mengikat Pavlovic hingga 2031. Dalam proposal tersebut, gajinya berpotensi meningkat menjadi sekitar 3 hingga 3,5 juta euro per musim.
Perpanjangan kontrak semacam ini memiliki dua manfaat bagi Milan. Pertama, klub dapat mempertahankan pemain yang sedang berada dalam usia produktif. Kedua, kesepakatan baru dapat memberikan perlindungan lebih kuat apabila klub-klub besar kembali datang dengan tawaran transfer.
Upaya Menangkal Minat Klub Inggris
Pavlovic sempat mendapatkan pendekatan dari sejumlah klub Inggris pada musim panas lalu. Namun, sang pemain dan Milan dengan cepat menolak peluang tersebut. Sikap itu menunjukkan bahwa kedua pihak memiliki keinginan yang sama untuk melanjutkan kerja sama.
Dari sisi pemain, bertahan di Milan memberikan kesempatan untuk terus berkembang di bawah sistem yang sudah cocok dengan gaya bermainnya. Sementara bagi klub, mempertahankan Pavlovic berarti menjaga fondasi pertahanan yang mulai terbentuk.
Kontrak berdurasi panjang juga dapat meningkatkan posisi tawar Milan pada masa depan. Jika ada klub yang ingin merekrutnya, mereka harus berhadapan dengan valuasi yang lebih tinggi karena Pavlovic tidak berada dalam situasi kontrak yang mendekati akhir.
Konteks AC Milan dan Serie A 2026
Memasuki konteks Serie A 2026, keputusan Milan untuk memperpanjang kontrak pemain inti menjadi bagian dari strategi yang semakin penting. Persaingan di Italia tidak hanya ditentukan oleh pembelian pemain mahal, tetapi juga kemampuan klub menjaga stabilitas skuad dan mengontrol struktur gaji.
Pemain seperti Pavlovic memiliki nilai strategis karena masih berada dalam fase perkembangan, tetapi sudah memiliki pengalaman di level tinggi. Mempertahankannya dapat mengurangi kebutuhan Milan untuk mencari bek tengah baru di bursa transfer berikutnya.
Penggunaan tiga bek juga membuat kedalaman skuad menjadi faktor krusial. Sistem ini membutuhkan beberapa pemain dengan karakter berbeda: bek yang kuat dalam duel, pemain yang nyaman menguasai bola, serta bek yang mampu bertahan di area lebar. Pavlovic memenuhi sebagian besar kebutuhan tersebut.
Dalam persaingan Serie A, konsistensi lini belakang sering kali menjadi pembeda antara tim yang hanya mengejar zona Eropa dan tim yang mampu bersaing di papan atas. Karena itu, Milan tentu berharap keberadaan Pavlovic dapat membantu menjaga kestabilan pertahanan sepanjang musim.
Selain aspek taktik, regulasi pendaftaran skuad dan agenda kompetisi Eropa juga membuat klub harus berhati-hati dalam menyusun komposisi tim. Memiliki pemain yang sudah memahami lingkungan klub, sistem pelatih, dan tuntutan kompetisi akan menjadi keuntungan tersendiri dibandingkan terus melakukan perubahan besar.
Apakah Pavlovic Layak Mendapat Kenaikan Gaji?
Melihat kontribusinya, rencana kenaikan gaji Pavlovic cukup masuk akal. Ia bukan hanya bermain reguler, tetapi juga menjadi pemain yang jarang absen. Usianya masih relatif muda untuk ukuran bek tengah, sehingga Milan berpeluang mendapatkan manfaat dari performanya selama beberapa tahun ke depan.
Kenaikan bayaran hingga 3 atau 3,5 juta euro per musim juga masih dapat dipandang sebagai investasi yang terukur. Nilai tersebut mencerminkan statusnya sebagai pemain penting, tetapi belum membuat struktur gaji klub menjadi tidak terkendali.
Tantangan berikutnya adalah memastikan kesepakatan tersebut tidak mengganggu keseimbangan internal ruang ganti. Milan perlu mempertimbangkan hierarki gaji, bonus penampilan, durasi kontrak, serta klausul-klausul yang mungkin dimasukkan dalam perjanjian baru.
Kesimpulan
Pavlovic adalah contoh pemain yang membutuhkan waktu dan sistem yang tepat untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Setelah melalui periode sulit di awal karier bersama Milan, ia kini berubah menjadi salah satu bek paling dapat diandalkan di skuad.
Perubahan ke formasi tiga bek, kepercayaan dari Allegri, serta konsistensi penampilannya membuat Milan yakin bahwa Pavlovic pantas dipertahankan. Dengan kontrak baru hingga 2031 dan kenaikan gaji yang direncanakan, Rossoneri berusaha mengamankan salah satu fondasi penting tim untuk menghadapi persaingan Serie A 2026 dan musim-musim berikutnya.
FAQ Seputar Strahinja Pavlovic dan AC Milan
Kapan kontrak Strahinja Pavlovic bersama AC Milan berakhir?
Kontrak Pavlovic saat ini berlaku hingga 2028. Milan dikabarkan ingin memperpanjangnya hingga 2031.
Berapa gaji Pavlovic saat ini?
Strahinja Pavlovic disebut menerima sekitar 1,7 juta euro per tahun. Dalam kontrak baru, pendapatannya berpotensi meningkat menjadi sekitar 3 hingga 3,5 juta euro per musim.
Mengapa performa Pavlovic meningkat di Milan?
Perubahan sistem ke tiga bek dan kepercayaan dari Massimiliano Allegri menjadi faktor penting. Skema tersebut lebih sesuai dengan kekuatan fisik, agresivitas, serta kemampuan Pavlovic dalam duel bertahan.
Apakah Pavlovic pernah mendapat tawaran dari klub lain?
Ya. Ia dan Milan disebut telah menolak pendekatan dari sejumlah klub Inggris pada bursa transfer musim panas lalu. Kedua pihak menunjukkan keinginan untuk melanjutkan kerja sama di San Siro.