Tottenham Hotspur berencana menghidupkan kembali minat terhadap Morgan Gibbs-White. Namun, Nottingham Forest tidak berniat melepas gelandang andalannya dengan mudah.
Tottenham Hotspur kembali membuka peluang untuk mengejar Morgan Gibbs-White setelah upaya mendatangkan gelandang Nottingham Forest tersebut gagal pada musim panas 2025. Klub asal London Utara itu masih menilai pemain berusia 26 tahun tersebut sebagai sosok ideal untuk memperkuat kreativitas lini tengah dan serangan mereka.
Meski demikian, rencana Tottenham tidak akan berjalan sederhana. Nottingham Forest memiliki alasan kuat untuk mempertahankan Gibbs-White. Sang pemain merupakan bagian penting dari struktur permainan mereka, masih terikat kontrak hingga 2028, dan terus menunjukkan pengaruh besar di Premier League.
Tottenham Siapkan Pendekatan Baru untuk Morgan Gibbs-White
Menurut laporan Football Insider, Tottenham masih mengagumi kemampuan Morgan Gibbs-White dan mempertimbangkan pendekatan baru setelah kegagalan transfer pada 2025. Ketertarikan tersebut disebut belum berkurang, bahkan setelah proses kepindahan sang pemain ke London Utara menemui jalan buntu.
Gibbs-White dianggap sesuai dengan kebutuhan Tottenham karena memiliki kemampuan bermain di berbagai posisi menyerang. Ia dapat beroperasi sebagai gelandang serang, pemain nomor 10, maupun melebar dari sisi sayap. Fleksibilitas itu menjadi salah satu nilai tambah utama dalam sepak bola modern, terutama bagi tim Premier League yang harus menghadapi jadwal padat.
Selain teknik individu, pemain asal Inggris tersebut juga menawarkan energi, keberanian membawa bola, dan kemampuan menemukan ruang di antara lini tengah serta pertahanan lawan. Karakteristik seperti ini membuatnya menarik bagi Tottenham yang membutuhkan pemain kreatif untuk membuka pertahanan rapat.
Tottenham sebelumnya hampir merampungkan transfer Gibbs-White pada musim panas 2025. Namun, kesepakatan itu batal setelah muncul perselisihan terkait klausul pelepasan yang tercantum dalam kontraknya. Setelah transfer tersebut gagal, Gibbs-White justru menandatangani kontrak baru bersama Nottingham Forest.
Perpanjangan kontrak itu menjadi sinyal penting mengenai posisi Forest. Klub tersebut tidak hanya ingin mempertahankan aset terbaiknya, tetapi juga berusaha meningkatkan kendali mereka dalam setiap negosiasi transfer.
Performa Gibbs-White Membuat Tottenham Belum Menyerah
Kegagalan transfer pada 2025 ternyata tidak mengubah penilaian Tottenham terhadap kemampuan Gibbs-White. Sang gelandang terus menjadi pemain yang berpengaruh bagi Nottingham Forest dan tetap menarik perhatian klub-klub besar Inggris.
Pada empat penampilan pertamanya di Premier League musim 2026/27, Gibbs-White mencatatkan satu gol dan dua assist. Catatan tersebut memperlihatkan kontribusinya terhadap produktivitas Forest sejak awal musim.
Angka tersebut memang belum menggambarkan seluruh peran Gibbs-White di lapangan. Ia juga terlibat dalam proses membangun serangan, membawa bola melewati tekanan lawan, serta menciptakan peluang dari area antara lini tengah dan lini belakang. Kemampuannya untuk bergerak bebas membuat lawan kesulitan menentukan pemain yang harus mengawalnya.
Kontribusi yang Tidak Hanya Diukur dari Gol
Dalam skema permainan modern, seorang gelandang serang tidak selalu dinilai hanya dari jumlah gol dan assist. Kemampuan menciptakan ruang, menarik perhatian pemain bertahan, dan mempercepat sirkulasi bola juga memiliki peran besar.
Gibbs-White mampu memberikan variasi dalam serangan Forest. Ia dapat turun menjemput bola, bergerak ke sisi lapangan, atau masuk ke kotak penalti ketika timnya membangun serangan dari area sayap. Pergerakan tersebut membuatnya sulit diprediksi dan membantu rekan-rekannya mendapatkan ruang.
Bagi Tottenham, kualitas itu dapat menjadi solusi ketika menghadapi lawan yang bermain bertahan. Pemain kreatif dengan mobilitas tinggi dibutuhkan untuk memecah blok pertahanan rendah, situasi yang sering menjadi tantangan bagi klub-klub besar Premier League.
Nottingham Forest Tidak Ingin Kehilangan Pemain Kunci
Nottingham Forest diperkirakan akan menolak segala pendekatan yang dianggap tidak memenuhi valuasi mereka. Klub tersebut memiliki sedikit alasan untuk melepas Gibbs-White, terlebih setelah kehilangan sejumlah pemain penting dalam beberapa jendela transfer terakhir.
Gibbs-White bukan sekadar pemain reguler. Ia telah berkembang menjadi salah satu pusat permainan Forest. Pengaruhnya terlihat dari peran yang ia jalankan dalam membangun serangan dan menciptakan peluang. Karena itu, kepergiannya berpotensi meninggalkan celah besar dalam komposisi tim.
Kontrak hingga 2028 juga memperkuat posisi tawar Nottingham Forest. Klub tidak berada dalam situasi terdesak untuk menjual, sehingga Tottenham kemungkinan harus menyiapkan tawaran bernilai tinggi apabila benar-benar ingin mendapatkan tanda tangan sang pemain.
Situasi tersebut dapat membuat negosiasi berlangsung panjang. Forest berpeluang meminta biaya transfer besar, sementara Tottenham harus mempertimbangkan apakah investasi tersebut sepadan dengan kebutuhan dan rencana jangka panjang klub.
Tantangan Finansial Tottenham dalam Transfer 2026
Tottenham telah mengeluarkan investasi besar pada bursa transfer musim panas. Karena itu, klub perlu mengambil keputusan secara hati-hati apabila ingin melanjutkan pengejaran terhadap Gibbs-White pada musim 2026/27.
Transfer dengan nilai tinggi tidak hanya mencakup biaya pembelian pemain. Klub juga perlu memperhitungkan gaji, bonus, durasi kontrak, biaya agen, serta dampaknya terhadap struktur finansial tim. Semua aspek tersebut menjadi lebih penting ketika target masih memiliki kontrak jangka panjang bersama klubnya.
Tottenham tentu harus menilai apakah Gibbs-White merupakan bagian dari kebutuhan utama atau hanya salah satu opsi dari beberapa target yang tersedia. Jika manajemen menganggapnya sebagai pemain kunci untuk sistem permainan, mereka mungkin bersedia mengajukan tawaran besar. Namun, bila prioritas klub berada di posisi lain, negosiasi bisa kembali tertunda.
Kondisi bursa transfer Premier League pada 2026 juga membuat klub harus bergerak strategis. Persaingan mendapatkan pemain Inggris dengan pengalaman di liga domestik cenderung ketat. Status Gibbs-White sebagai pemain lokal dan performanya bersama Forest dapat meningkatkan nilai pasarnya.
Mengapa Gibbs-White Menarik bagi Tottenham?
Ada beberapa alasan yang membuat Tottenham terus memantau gelandang berusia 26 tahun tersebut.
1. Memiliki kreativitas dari lini kedua
Gibbs-White dapat menciptakan peluang tanpa harus selalu menunggu bola di dalam kotak penalti. Ia mampu menerima bola di ruang sempit, memutar badan, lalu mengirimkan umpan progresif kepada penyerang.
2. Fleksibel dalam berbagai posisi
Kemampuan bermain sebagai gelandang serang, pemain sayap, maupun pemain yang bergerak bebas membuatnya cocok untuk sistem permainan yang dinamis. Fleksibilitas ini membantu pelatih melakukan perubahan taktik tanpa harus mengganti banyak pemain.
3. Berpengalaman di Premier League
Pengalaman bermain di kompetisi tertinggi Inggris menjadi keunggulan tersendiri. Tottenham tidak perlu menunggu proses adaptasi panjang seperti ketika merekrut pemain yang belum pernah bermain di Premier League.
4. Masih berada dalam usia produktif
Pada usia 26 tahun, Gibbs-White berada dalam fase karier yang matang. Ia memiliki pengalaman, tetapi masih berpeluang berkembang dan memberikan kontribusi dalam jangka panjang.
Dampak Transfer terhadap Persaingan Premier League 2026/27
Jika Tottenham berhasil mendatangkan Gibbs-White, perekrutan tersebut dapat memperkuat kedalaman skuad mereka untuk menghadapi musim 2026/27. Jadwal Premier League yang padat menuntut setiap klub memiliki lebih banyak pilihan berkualitas di lini tengah dan serangan.
Kehadiran Gibbs-White juga dapat menambah variasi permainan Tottenham. Tim tidak harus selalu mengandalkan serangan dari sisi sayap atau umpan langsung. Dengan seorang gelandang kreatif di area sentral, Tottenham bisa membangun serangan melalui kombinasi umpan pendek dan pergerakan tanpa bola.
Namun, transfer tersebut juga akan memengaruhi Nottingham Forest. Kehilangan pemain utama di tengah musim atau menjelang kompetisi berjalan dapat mengganggu keseimbangan tim. Forest kemungkinan harus mencari pengganti dengan karakteristik serupa, sesuatu yang tidak mudah dilakukan di tengah tingginya harga pemain Premier League.
Bagi Tottenham, keberhasilan mendapatkan Gibbs-White akan bergantung pada tiga hal: kesiapan finansial, kesediaan Nottingham Forest bernegosiasi, dan keinginan sang pemain terhadap tantangan baru. Ketiganya harus berjalan searah agar transfer bisa terwujud.
Bagaimana Peluang Transfer Ini Terwujud?
Untuk saat ini, ketertarikan Tottenham masih berada pada tahap penjajakan dan belum menjadi kesepakatan resmi. Laporan mengenai pendekatan baru menunjukkan bahwa klub London tersebut belum menutup pintu, tetapi belum ada kepastian bahwa tawaran formal akan segera diajukan.
Nottingham Forest memiliki posisi yang kuat karena Gibbs-White masih terikat kontrak hingga 2028. Artinya, Tottenham harus datang dengan proposal yang benar-benar meyakinkan, bukan sekadar tawaran awal yang nilainya jauh dari harapan Forest.
Situasi ini dapat berkembang dalam beberapa bulan ke depan, terutama apabila Gibbs-White mempertahankan performa positifnya di Premier League musim 2026/27. Semakin besar kontribusinya, semakin tinggi pula tuntutan finansial yang kemungkinan diajukan Forest.
Berdasarkan laporan yang beredar pada Senin, 21 September 2026, pukul 21.00 waktu Inggris atau Selasa, 22 September 2026 pukul 03.00 WIB, Tottenham disebut siap mempertimbangkan pendekatan baru. Namun, keputusan akhir tetap akan dipengaruhi oleh sikap Nottingham Forest dan strategi transfer Tottenham.
Kesimpulan
Tottenham Hotspur masih memiliki ketertarikan kuat terhadap Morgan Gibbs-White setelah transfer sang pemain gagal terwujud pada musim panas 2025. Dengan kemampuan menciptakan peluang, bermain di beberapa posisi, dan tampil produktif pada awal musim 2026/27, Gibbs-White dinilai dapat memberikan dimensi baru bagi lini serang Tottenham.
Di sisi lain, Nottingham Forest tidak berada dalam tekanan untuk menjual. Kontrak hingga 2028 dan peran penting Gibbs-White membuat klub memiliki kendali besar dalam negosiasi. Tottenham harus menyiapkan investasi signifikan jika ingin mengubah minat lama menjadi transfer nyata.
Saga ini berpotensi menjadi salah satu cerita transfer yang patut diperhatikan dalam konteks Premier League 2026/27. Untuk sementara, Forest tetap berusaha mempertahankan pemain bintangnya, sedangkan Tottenham harus menentukan seberapa jauh mereka bersedia melangkah.
FAQ
Siapa Morgan Gibbs-White?
Morgan Gibbs-White adalah gelandang serang asal Inggris yang bermain untuk Nottingham Forest. Ia dikenal karena kreativitas, energi, kemampuan menciptakan peluang, dan fleksibilitas bermain di beberapa posisi menyerang.
Kapan Tottenham pertama kali mencoba merekrut Gibbs-White?
Tottenham hampir mendatangkan Gibbs-White pada bursa transfer musim panas 2025. Namun, proses tersebut gagal setelah terjadi perselisihan mengenai klausul pelepasan dalam kontraknya.
Berapa lama kontrak Gibbs-White di Nottingham Forest?
Gibbs-White masih terikat kontrak dengan Nottingham Forest hingga 2028. Durasi tersebut membuat posisi Forest cukup kuat dalam menghadapi pendekatan dari Tottenham.
Berapa kontribusi Gibbs-White pada awal Premier League 2026/27?
Dalam empat penampilan awalnya pada musim 2026/27, Gibbs-White mencatatkan satu gol dan dua assist untuk Nottingham Forest.