Laga seru antara Borneo FC dan Persija Jakarta akan digelar pada 28 September 2025, mulai pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini bisa disaksikan secara langsung di Indosiar dan Vidio. Jangan lewatkan aksi kedua tim yang tentunya akan menyajikan pertarungan menarik di lapangan!
Manchester United baru saja mendapatkan angin segar dalam upaya mereka untuk merekrut Federico Valverde dari Real Madrid. Gelandang berusia 27 tahun ini berpotensi dijual pada akhir musim ini, dan pelatih Xabi Alonso bersiap untuk merombak lini tengah timnya. Musim ini, Valverde tidak menjadi pemain kunci bagi Real Madrid, dan Manchester United sangat tertarik untuk membawanya ke Old Trafford.
Menurut laporan dari Fichajes, Manchester United siap mengajukan tawaran mendekati €100 juta untuk mendapatkan Valverde. Menarik untuk melihat apakah Manchester United dapat menyelesaikan kesepakatan ini. Dalam beberapa musim terakhir, Valverde telah menjadi pemain penting bagi Real Madrid, dan tidak diragukan lagi bahwa kehadirannya akan meningkatkan kualitas tim Setan Merah. Mereka sangat membutuhkan sosok seperti Valverde yang bisa memberikan dorongan, kekuatan fisik, dan perlindungan defensif bagi tim.
Mungkin saat ini adalah waktu yang tepat bagi Valverde untuk memulai babak baru dalam kariernya. Kesempatan untuk pindah ke Inggris bisa menjadi hal yang menarik baginya. Ia telah membuktikan kemampuannya di Spanyol dengan meraih berbagai gelar liga dan trofi Liga Champions. Mengontrak pemain dengan kualitas dan pengalaman seperti Valverde bisa menjadi langkah brilian bagi Manchester United.
Namun, penting untuk dicatat bahwa Manchester United mungkin perlu memastikan tempat di Liga Champions untuk menarik pemain sekelas Valverde. Ia ingin bersaing di level tertinggi dan berjuang untuk meraih trofi besar. Valverde tidak akan tertarik bergabung dengan klub yang terjebak di paruh bawah tabel liga. Menarik untuk melihat bagaimana Manchester United akan meyakinkan Valverde untuk bergabung dengan mereka.
Dengan banyaknya dinamika dalam bursa transfer dan performa tim di lapangan, penggemar Liga Inggris di Indonesia pasti akan terus memantau perkembangan ini. Apakah Manchester United akan berhasil mendapatkan Valverde? Hanya waktu yang akan menjawab.
Real Madrid mengalami kekalahan pertama mereka di musim ini pada hari Sabtu, saat bertandang ke markas Atletico Madrid dan kalah dengan skor 5-2. Berikut adalah penilaian para pemain Real Madrid setelah pertandingan di RiyadhAir Metropolitano.
Thibaut Courtois – 6
Meskipun kebobolan empat gol, Courtois tidak bisa berbuat banyak untuk mencegahnya. Dia juga melakukan beberapa penyelamatan penting di babak kedua yang layak diapresiasi.
Dani Carvajal – 5
Penampilan Carvajal kurang memuaskan, terutama saat Atletico berhasil mengeksploitasi sisi kanan pertahanan Real Madrid.
Eder Militao – 6.5
Kehilangan Militao di babak kedua sangat terasa, karena permainan Real Madrid semakin memburuk setelah dia ditarik keluar. Dia melakukan tantangan brilian terhadap Alexander Sorloth di menit-menit awal, yang sayangnya berujung pada cedera yang memaksanya keluar di babak pertama.
Dean Huijsen – 5
Debutnya di derby Madrid tidak berjalan mulus, terutama setelah Militao keluar. Dia tampak terbebani oleh atmosfer pertandingan yang intens.
Alvaro Carreras – 5.5
Ini adalah pertandingan terburuk Carreras sebagai pemain Real Madrid. Dia kesulitan dalam bertahan dan tidak memberikan kontribusi berarti di lini depan.
Aurelien Tchouameni – 6
Duet gelandang Atletico berhasil mengungguli Tchouameni selama sebagian besar pertandingan.
Federico Valverde – 5.5
Valverde juga kesulitan menghadapi intensitas permainan Atletico, terutama di babak kedua. Dia kehilangan bola yang berujung pada gol kelima untuk Atletico.
Arda Guler – 7
Guler menjadi sorotan di lini tengah Real Madrid, mencetak satu gol dan memberikan satu assist. Namun, dia juga memberikan penalti yang membuat Atletico unggul 3-2.
Jude Bellingham – 6.5
Bellingham tidak bisa memberikan dampak yang diharapkan dalam debutnya sebagai starter di musim ini.
Vinicius Junior – 6.5
Vinicius berhasil memberikan assist untuk gol kedua Real Madrid, tetapi di luar itu, kontribusinya sangat minim.
Kylian Mbappe – 7
Mbappe mencetak gol khasnya untuk menyamakan kedudukan di babak pertama, yang ternyata menjadi satu-satunya tembakan yang dia lepaskan dalam pertandingan ini.
Pemain Pengganti
Raul Asencio – 5
Asencio terus berjuang sejak kedatangan Xabi Alonso. Dia beberapa kali terlewati oleh Julian Alvarez, termasuk insiden yang membuatnya mendapat kartu kuning.
Eduardo Camavinga – 6.5
Penampilan Camavinga menjanjikan di penampilan ketiganya setelah kembali dari cedera.
Franco Mastantuono – 6
Mastantuono mungkin merasa dirugikan tidak dipasang sejak awal, tetapi dia menunjukkan sedikit kilasan saat masuk sebagai pengganti.
Rodrygo Goes – 6.5
Rodrygo terlihat berbahaya di lini serang, berbeda dengan banyak rekan setimnya.
Gonzalo Garcia – 6
Garcia memiliki sedikit waktu untuk memberikan dampak dalam pertandingan ini.
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Real Madrid, dan mereka perlu segera bangkit untuk menghadapi tantangan selanjutnya di La Liga. Para penggemar di Indonesia tentu berharap tim kesayangan mereka dapat segera kembali ke jalur kemenangan.
Tottenham Hotspur tengah mempertimbangkan untuk merekrut penyerang Villarreal, Georges Mikautadze, dengan tawaran mencapai €60 juta. Pemain berusia 24 tahun ini baru saja bergabung dengan klub Spanyol tersebut pada jendela transfer musim panas lalu dan sudah menunjukkan performa yang cukup menjanjikan. Penampilannya menarik perhatian klub-klub Premier League, termasuk Spurs, yang saat ini sedang mencari penyerang berkualitas.
Apakah Tottenham bisa meyakinkan Villarreal untuk melepas Mikautadze? Ini akan jadi pertanyaan menarik dalam beberapa bulan ke depan. Spurs memang membutuhkan tambahan penyerang berkualitas, dan Mikautadze bisa menjadi solusi yang tepat. Dia telah membuktikan kemampuannya di Prancis dan menunjukkan bahwa dia juga mampu bersaing di La Liga. Dengan kemampuan teknis yang dimilikinya, tidak diragukan lagi bahwa dia bisa bersinar di Premier League.
Bergabung dengan Tottenham bisa menjadi langkah besar dalam kariernya. Dia akan bermain bersama pemain-pemain berkualitas tinggi di klub asal London Utara ini. Tottenham memiliki proyek yang menarik dan tengah berjuang untuk meraih trofi. Mikautadze mungkin ingin menjadi bagian dari ambisi tersebut, terutama setelah sebelumnya dia sempat dikaitkan dengan kepindahan ke Premier League.
Tottenham Memerlukan Mikautadze
Georges Mikautadze asal Georgia merayakan golnya. (Foto oleh Levan Verdzeuli/Getty Images)
Dominic Solanke belum mampu menunjukkan konsistensi dalam mencetak gol, dan Tottenham membutuhkan kedalaman skuad yang lebih baik di lini depan. Penyerang La Liga berusia 24 tahun ini bisa menjadi pesaing bagi Solanke untuk posisi starter. Persaingan ini akan mendorong kedua pemain untuk meningkatkan performa mereka.
Musim lalu, Mikautadze mencetak 17 gol untuk Lyon, dan meski demikian, meyakinkan Villarreal untuk melepasnya setelah hanya beberapa minggu bergabung bukanlah hal yang mudah. Kita masih harus menunggu perkembangan situasi ini. Jika Spurs ingin meraih trofi musim ini, mereka perlu memperkuat skuad mereka di bursa transfer Januari mendatang. Memiliki penyerang berkualitas bisa memberikan dampak besar bagi tim.
Dengan segala potensi yang dimiliki Mikautadze, tidak heran jika Tottenham berani mengajukan tawaran yang cukup besar. Jika kesepakatan ini terwujud, bisa jadi ini akan menjadi momen penting dalam kariernya dan langkah signifikan bagi Spurs dalam mengejar kesuksesan di pentas Premier League.
Pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Persib Bandung harus menelan pil pahit setelah kalah 1-2 dari Persita Tangerang. Pertandingan yang digelar pada Sabtu malam, 27 September 2025 WIB, menjadi momen yang mengejutkan bagi para penggemar, mengingat Persib adalah juara bertahan.
Persita tampil dengan semangat tinggi dan berhasil memanfaatkan peluang yang ada. Gol-gol yang dicetak oleh pemain-pemain mereka menunjukkan kualitas permainan yang solid dan strategi yang matang. Sementara itu, Persib yang berusaha keras untuk mempertahankan gelar mereka, harus mencari cara untuk bangkit dan memperbaiki performa di laga-laga selanjutnya.
Kekalahan ini tentunya menjadi evaluasi bagi tim asuhan pelatih mereka, dan diharapkan bisa segera bangkit untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya di BRI Super League. Para pendukung setia Persib pun diharapkan tetap memberikan dukungan meskipun hasil kali ini tidak sesuai harapan.
Bayern Munich dilaporkan menjadi salah satu klub yang tertarik untuk merekrut bek tengah Liverpool, Ibrahima Konate, dengan status bebas transfer. Menurut Christian Falk dalam kolomnya untuk CF Bayern Insider, pemain internasional Prancis ini menjadi target defensif yang diamati Bayern. Konate saat ini mendekati akhir kontraknya di Liverpool, dan ini bukan kali pertama Falk mengaitkan namanya dengan kemungkinan pindah ke Allianz Arena.
Para penggemar Liverpool berharap klub dapat segera memperpanjang kontrak Konate, mengingat klub-klub besar lainnya, seperti Real Madrid, juga menunjukkan minat terhadap pemain berusia 26 tahun ini. Konate telah menunjukkan performa yang solid saat bermain untuk Liverpool, termasuk saat melawan Everton.
Christian Falk menyoroti bahwa Bayern Munich sudah melakukan transfer Luis Diaz dari Liverpool musim panas lalu, dan kini mereka tampaknya ingin menggoda Merseyside lainnya dengan mengincar Konate. “Jangan lupa: Konate adalah pemain yang sebelumnya berasal dari Leipzig. Dia bisa menjadi agen bebas di pasar transfer musim panas mendatang. Bayern Munich juga mengawasinya,” tulis Falk.
Konate sebelumnya bermain di Jerman bersama RB Leipzig, dan Falk menyarankan bahwa pengalaman ini bisa menjadi pertimbangan bagi Konate dalam keputusan pindah, sementara hal ini juga menjadi pertimbangan penting bagi Bayern. Pemain top kadang-kadang mengalami kesulitan saat pindah ke negara dan liga baru, tetapi Konate seharusnya tidak mengalami penyesuaian yang terlalu sulit saat bergabung dengan Bayern setelah sebelumnya bersinar di Leipzig.
Namun, akan sulit bagi Konate untuk menolak tawaran dari Real Madrid, yang tetap menjadi salah satu nama terbesar dalam sepak bola dunia. Tentu saja, William Saliba dari Arsenal pernah menolak tawaran Los Blancos, dan ini akan menjadi kabar baik bagi Liverpool jika mereka dapat meyakinkan bek andalan mereka untuk melakukan hal yang sama.
Dengan situasi ini, para penggemar Liverpool dan Bayern Munich akan terus memantau perkembangan terkait masa depan Ibrahima Konate. Apakah dia akan tetap di Anfield atau memilih untuk bergabung dengan klub lain? Hanya waktu yang akan menjawabnya.
Pekan ketujuh BRI Super League 2025/2026 akan hadir dengan aksi-aksi menarik pada tanggal 27 dan 28 September 2025. Salah satu pertandingan yang paling dinanti adalah duel antara Borneo FC dan Persija Jakarta, yang merupakan pertemuan tim-tim papan atas klasemen. Pertandingan ini dipastikan akan menyuguhkan tensi tinggi dan aksi menegangkan di lapangan. Jangan sampai terlewatkan!
Pemain internasional Spanyol, Robert Sanchez, tampaknya akan meninggalkan klub Premier League, Chelsea, pada jendela transfer Januari mendatang. Meskipun Sanchez pernah menjadi kunci dalam keberhasilan Chelsea meraih gelar FIFA Club World Cup musim panas lalu, kepercayaannya di bawah pelatih Enzo Maresca tidak pernah sepenuhnya terjamin.
Musim lalu, Sanchez bermain dalam 32 dari 38 pertandingan Premier League, namun hubungan antara dia dan Maresca tidak pernah terlihat solid. Pelatih asal Italia tersebut bahkan mengincar beberapa kiper baru selama bursa transfer musim panas. Setelah gagal mendapatkan Gianluigi Donnarumma dan Mike Maignan, Maresca terpaksa tetap mengandalkan Sanchez, tetapi situasi ini kembali memburuk.
Tanda-tanda positif yang ada seakan sirna setelah insiden buruk di Old Trafford, di mana Sanchez diusir keluar lapangan setelah melakukan pelanggaran ceroboh terhadap Bryan Mbeumo hanya enam menit setelah pertandingan dimulai. Keputusan tersebut memaksa Maresca melakukan banyak pergantian pemain untuk menutupi kekurangan akibat kartu merah Sanchez, dan bisa jadi itu adalah penampilan terakhirnya sebagai kiper Premier League.
Menurut laporan dari media transfer Spanyol, Fichajes.net, Chelsea berencana untuk melepas Sanchez pada bulan Januari, dengan harapan bisa menghidupkan kembali minat mereka terhadap Maignan yang akan menjadi agen bebas musim panas mendatang. Maresca menjadi penggerak utama di balik keputusan untuk memisahkan diri dari Sanchez, dan tampaknya Sanchez akan kembali ke Spanyol dengan harga miring.
Sanchez, yang lahir di Katalonia, pernah menghabiskan tiga tahun di akademi Levante, namun tidak pernah bermain di level senior sebelum bergabung dengan Brighton & Hove Albion pada tahun 2013. Saat ini, dia juga berjuang untuk tetap menjadi bagian dari rencana pelatih Luis de la Fuente menjelang Piala Dunia FIFA 2026 yang akan berlangsung musim panas mendatang, meskipun posisinya saat ini hanya sebagai pilihan ketiga.
Unai Simon masih menjadi pilihan utama setelah kembali dari cedera, dengan David Raya sebagai cadangan, meskipun Raya tampil gemilang bersama Arsenal dalam 12 bulan terakhir. Alex Remiro juga dipanggil untuk dua kualifikasi pada bulan September dan saat ini memiliki keunggulan dibandingkan Sanchez. Namun, Sanchez masih memiliki beberapa bulan untuk membuktikan diri dan kembali masuk dalam radar de la Fuente.
Dengan situasi yang terus berkembang, para penggemar La Liga di Indonesia tentu akan mengikuti perjalanan Sanchez selanjutnya. Apakah dia akan kembali ke Spanyol dan menemukan kembali performanya yang terbaik? Kita tunggu saja!
Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer musim panas, di mana Bayern Munich dilaporkan sangat kecewa setelah gagal mendapatkan tanda tangan Nick Woltemade, yang akhirnya bergabung dengan Newcastle United. Pemain muda berbakat asal Jerman ini menjadi pilihan ideal bagi pelatih Eddie Howe untuk menggantikan Alexander Isak yang hengkang.
Sebelum kepindahannya ke St James’ Park, sempat ada harapan bahwa Woltemade akan memilih Bayern. Namun, tampaknya raksasa Bavaria ini masih merasakan kemarahan akibat situasi yang terjadi. Hal ini diungkapkan oleh jurnalis Danny Kelly dalam podcast “View From The Lane.” Kelly menjelaskan bahwa keputusan Woltemade untuk tidak bergabung dengan Bayern mungkin disebabkan oleh keberadaan Harry Kane di lini depan.
“Semua yang bisa saya katakan dengan cepat, berdasarkan percakapan dengan rekan-rekan saya di podcast Trans Europe Express, adalah bahwa Bayern Munich sangat marah karena Nick Woltemade pergi ke Newcastle. Mereka mengira dia akan langsung masuk ke skuad Bayern, tetapi salah satu alasan dia tidak pergi adalah karena dia tahu tidak akan mendapatkan waktu bermain di depan [Harry Kane]. Dia ingin bermain sebagai striker, dan dia tidak pergi ke Munich karena alasan itu,” ungkap Kelly.
Kemarahan Bayern bukan hanya ditujukan kepada Woltemade, tetapi juga kepada diri mereka sendiri karena membiarkan situasi ini berkembang. Para penggemar Newcastle pasti senang mendengar berita ini, karena mereka jelas telah mendapatkan talenta besar. Jika klub sebesar Bayern saja menginginkan Woltemade, itu menunjukkan betapa potensialnya dia di masa depan.
Woltemade, yang baru berusia 23 tahun, telah mencetak satu gol dalam empat penampilan untuk Newcastle sejauh ini. Setelah lebih banyak waktu untuk beradaptasi, dia diharapkan bisa menjadi opsi yang sangat berguna di lini depan bagi tim. Dengan skill dan potensi yang dimilikinya, banyak yang percaya bahwa dia akan menjadi salah satu striker yang diperhitungkan di Liga Inggris.
Dengan situasi ini, kita bisa melihat bagaimana persaingan di Liga Inggris semakin ketat. Setiap tim berusaha untuk mengumpulkan pemain terbaik demi meraih kesuksesan. Bagi penggemar Newcastle, kehadiran Woltemade bisa menjadi tanda bahwa klub mereka sedang dalam jalur yang tepat untuk bersaing di level tertinggi.
Jadi, mari kita nantikan aksi Nick Woltemade di lapangan dan bagaimana kontribusinya untuk Newcastle United di sisa musim ini. Apakah dia akan menjadi bintang baru di Liga Inggris? Hanya waktu yang akan menjawabnya.
Musim Serie A 2023/2024 baru berjalan empat pekan, dan meski belum ada kepastian, tanda-tanda awal menunjukkan persaingan gelar kali ini bisa lebih ketat dibandingkan musim lalu yang didominasi oleh dua tim. Selain itu, kompetisi di Liga Champions juga akan sangat sengit. Mari kita lihat beberapa tim yang berpotensi menjadi penantang serius untuk meraih Scudetto tahun ini.
Napoli: Raksasa yang Terbangun
Napoli memulai musim ini dengan status juara bertahan, dan mereka berada di posisi yang cukup menguntungkan. Meski penampilan mereka belum sempurna, mereka berhasil meraih kemenangan di setiap laga yang telah dimainkan. Ini menjadi sinyal positif bagi para penggemar. Tim ini memiliki kedalaman skuad yang luar biasa dan kontinuitas yang terjaga. Seiring berjalannya waktu, para pemain kunci mereka akan semakin menemukan ritme permainan, dan pemain baru akan beradaptasi dengan sistem permainan. Pelatih Antonio Conte diharapkan dapat memaksimalkan potensi tim, terutama dalam situasi darurat ketika beberapa pemain utama tidak dapat tampil. Jika semua berjalan sesuai rencana, ambisi mereka untuk mempertahankan gelar mungkin hanya akan terhambat oleh tantangan di Liga Champions.
Inter: Tak Banyak Berubah, Namun Berbahaya
Inter Milan meski telah berganti pelatih dan mendatangkan beberapa pemain baru, tampaknya masih memiliki karakter yang sama seperti musim lalu. Tim ini memiliki talenta yang luar biasa dan bisa mendominasi lawan ketika dalam performa terbaik. Namun, mereka juga rentan kehilangan fokus dan bisa saja membuang poin dalam laga-laga penting. Sektor pertahanan mereka masih menjadi masalah, dengan terlalu banyak kebobolan. Meskipun Manuel Akanji dipandang lebih baik dibandingkan Benjamin Pavard, perbaikan di lini belakang belum cukup signifikan. Dengan skema yang cenderung sama, Inter harus bisa menemukan cara untuk memaksimalkan potensi pemain dengan lebih baik.
Atalanta: Lebih Dalam, Namun Kurang Menggigit
Atalanta mungkin tidak akan menjadi kandidat kuat juara Serie A tahun ini, terutama setelah kepergian pelatih hebat mereka yang mampu mengoptimalkan potensi tim. Namun, mereka berhasil memperkuat skuad dengan beberapa pemain baru meski kehilangan Mateo Retegui. Jika Gianluca Scamacca bisa tetap fit dan Ademola Lookman kembali menemukan performa terbaiknya, Atalanta bisa jadi tim yang cukup kompetitif. Mereka telah menunjukkan kemampuan meraih kemenangan meski beberapa pemain kunci sedang dalam pemulihan, yang merupakan salah satu kelemahan mereka di musim lalu.
Juventus: Butuh Strategi Menyerang yang Jelas
Juventus selalu menunjukkan semangat juang yang tinggi, namun mereka perlu merancang strategi permainan yang lebih teratur untuk memanfaatkan potensi pemain baru di lini depan. Mengandalkan individualitas tanpa rencana yang jelas terbukti tidak efektif. Meskipun Edon Zhegrova dan Lois Openda baru bergabung belakangan, pelatih Igor Tudor harus mampu mengembangkan taktik yang lebih cerdas untuk membawa tim ini bersaing di jalur juara.
Roma: Memulai dari Posisi yang Kuat
Pelatih Roma dikenal dengan permainan menyerang yang eksplosif, namun keberhasilan mereka sering kali berawal dari pertahanan yang kokoh. Saat ini, meskipun lini serang mereka belum menunjukkan performa terbaik, pertahanan mereka sangat solid. Jika Paulo Dybala dapat menghindari cedera dan salah satu dari Evan Ferguson atau Artem Dovbyk mulai mencetak gol secara konsisten, Roma berpotensi bersaing di papan atas klasemen Serie A.
Milan: Menghadapi Tantangan Besar
AC Milan belum sepenuhnya menyelesaikan perencanaan skuad mereka. Manajemen tampaknya terlambat menyadari kebutuhan pelatih Massimiliano Allegri dan terlalu banyak mendatangkan gelandang serta penyerang tanpa cukup memperkuat lini belakang. Meskipun bukan kesalahan fatal, mereka perlu beruntung dalam hal cedera agar tidak terjebak dalam masalah besar. Dengan beberapa bintang yang absen, manajemen rotasi pemain menjadi tantangan tersendiri. Meskipun mereka telah menunjukkan permainan menyerang yang menarik, hal ini mungkin akan berkurang seiring dengan meningkatnya kesulitan jadwal pertandingan.
Dengan berbagai dinamika yang ada, musim ini menjanjikan persaingan yang menarik di Serie A. Tim-tim seperti Napoli, Inter, Atalanta, Juventus, Roma, dan Milan masing-masing memiliki tantangan dan keunggulan tersendiri. Siapa yang akan keluar sebagai juara? Kita tunggu dan lihat bagaimana perjalanan musim ini berlanjut.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan lebih banyak update tentang Serie A dan sepak bola Italia.