Napoli bermain imbang 1-1 melawan Fiorentina. Gol Billy Gilmour dibalas Alex Jimenez, sementara David De Gea tampil gemilang untuk La Viola.
Napoli gagal melanjutkan momentum positifnya setelah hanya mampu membawa pulang satu poin dari markas Fiorentina. Dalam pertandingan Serie A yang berlangsung di Stadio Artemio Franchi pada Minggu sore waktu setempat, kedua tim bermain imbang 1-1 dalam laga yang berlangsung terbuka dan penuh peluang.
Partenopei sebenarnya datang dengan kepercayaan diri lebih baik setelah menundukkan Bologna 1-0 pada pertandingan sebelumnya. Kemenangan tersebut mengakhiri rangkaian buruk berupa tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi. Napoli pun membidik kemenangan kedua secara berturut-turut pada era Massimiliano Allegri.
Namun, Fiorentina memberikan perlawanan sengit sejak menit awal. Tuan rumah bahkan sempat dua kali membentur tiang dalam rentang waktu kurang dari tiga menit. Napoli kemudian memanfaatkan kegagalan La Viola mengonversi peluang melalui gol Billy Gilmour pada menit ke-23.
Keunggulan tersebut tidak bertahan hingga akhir. Alex Jimenez menyamakan kedudukan pada menit ke-51 melalui tembakan yang berubah arah setelah mengenai kaki Rafa Marin. Setelah skor menjadi 1-1, Napoli meningkatkan tekanan, tetapi penampilan apik David De Gea membuat Fiorentina mampu mengamankan hasil imbang.
Jalannya Pertandingan Fiorentina vs Napoli
Fiorentina Mengawali Laga dengan Tekanan Tinggi
Fiorentina langsung mengambil inisiatif serangan. Tim asuhan Paolo Vanoli memanfaatkan kecepatan pemain sayap dan intensitas pressing untuk mengganggu sirkulasi bola Napoli. Strategi tersebut membuat tim tamu kesulitan mengembangkan permainan pada fase awal pertandingan.
Dua peluang besar Fiorentina bahkan berakhir mengenai tiang gawang dalam waktu yang berdekatan. Momen tersebut memperlihatkan bahwa Napoli tidak sepenuhnya nyaman menghadapi agresivitas tuan rumah. Vanja Milinkovic-Savic juga dipaksa melakukan sejumlah penyelamatan penting agar gawangnya tidak kebobolan lebih dulu.
Di tengah dominasi Fiorentina, Napoli justru menemukan celah dari situasi bola mati. Matteo Politano mengirimkan umpan sepak pojok yang akurat ke area berbahaya. Billy Gilmour menyambut bola tersebut dengan sepakan voli yang tidak mampu dihentikan pertahanan Fiorentina.
Gol pada menit ke-23 mengubah jalannya pertandingan. Napoli menjadi lebih percaya diri, sedangkan Fiorentina harus meningkatkan tempo untuk mengejar ketertinggalan. Meski begitu, tuan rumah tetap mampu menciptakan beberapa situasi berbahaya sebelum jeda.
Alex Jimenez Menghidupkan Kembali Fiorentina
Fiorentina mendapatkan awal babak kedua yang ideal. Pada menit ke-51, Alex Jimenez mencetak gol penyama kedudukan. Tembakannya mengenai kaki Rafa Marin sehingga arah bola berubah dan membuat Milinkovic-Savic kehilangan kesempatan untuk melakukan penyelamatan.
Gol tersebut memberikan energi baru bagi Fiorentina. Napoli berusaha mengambil alih penguasaan bola dan mencari ruang di antara lini tengah serta pertahanan tuan rumah. Namun, koordinasi lini belakang Fiorentina tetap terjaga.
Napoli memiliki beberapa peluang untuk kembali unggul. Akan tetapi, David De Gea tampil sebagai salah satu pemain paling menentukan di lapangan. Mantan penjaga gawang Manchester United itu melakukan sejumlah penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang Niccolo Fagioli dan Victor Valdepenas.
Hingga peluit akhir dibunyikan, kedua tim tidak mampu mencetak gol tambahan. Hasil 1-1 menjadi gambaran yang cukup adil karena Fiorentina tampil lebih dominan pada awal laga, sementara Napoli memiliki periode tekanan yang lebih baik setelah kedudukan kembali imbang.
Rapor Pemain Napoli
Vanja Milinkovic-Savic – 8/10
Milinkovic-Savic tidak mampu mencatatkan clean sheet, tetapi kontribusinya tetap sangat besar. Ia melakukan penyelamatan krusial untuk menjaga Napoli tetap berada dalam pertandingan, terutama ketika Fiorentina menciptakan peluang dari area tengah dan sisi sayap.
Giovanni Di Lorenzo – 7/10
Kapten Napoli lebih banyak bekerja dalam tugas defensif. Ia tidak terlalu sering membantu serangan, tetapi mampu meredam kecepatan Alieu Njie. Di Lorenzo juga tampil kuat dalam duel satu lawan satu dan menjaga sisi kanan pertahanan Napoli tetap stabil.
Amir Rrahmani – 8/10
Rrahmani menjadi salah satu pemain Napoli yang paling konsisten. Ia tenang saat menguasai bola dan tidak mudah panik ketika mendapat tekanan. Dalam duel melawan Mateo Pellegrino, bek tengah tersebut mampu menjaga jarak serta membatasi ruang gerak penyerang Fiorentina.
Rafa Marin – 7/10
Marin tampil nyaris tanpa cela pada babak pertama. Ia cukup disiplin dalam menjaga garis pertahanan dan membantu Napoli membangun serangan dari belakang. Sayangnya, tembakan Jimenez yang mengenai kakinya berujung pada gol penyama kedudukan.
Mathias Olivera – 6/10
Olivera menjalankan tanggung jawab defensif dengan baik. Ia membantu mengurangi ancaman Fiorentina dari sisi lapangan, tetapi kontribusinya dalam fase menyerang relatif terbatas. Orientasi bertahannya membuat Napoli kurang mendapatkan lebar permainan dari sektor kiri.
Billy Gilmour – 6/10
Gol voli menjadi puncak penampilan Gilmour. Selain mencetak gol, gelandang asal Skotlandia itu juga beberapa kali mengirimkan umpan diagonal ke arah Noa Lang dan Matteo Politano. Distribusinya membantu Napoli mengeksploitasi garis pertahanan Fiorentina yang bermain cukup tinggi.
Stanislav Lobotka – 6/10
Lobotka terlibat aktif dalam proses membangun serangan. Ia menjaga sirkulasi bola tetap berjalan melalui umpan-umpan pendek dan aman. Namun, perannya tidak terlalu terlihat di sepertiga akhir lapangan karena jarang mengambil risiko untuk mengirimkan umpan progresif.
Matteo Politano – 6/10
Politano layak mendapat apresiasi atas assist untuk gol Gilmour. Akan tetapi, secara keseluruhan penampilannya belum maksimal. Ia beberapa kali kehilangan bola dan kesulitan melewati penjagaan pemain Fiorentina dalam situasi satu lawan satu.
Kevin De Bruyne – 4/10
De Bruyne tidak mampu memberikan pengaruh besar seperti yang diharapkan. Ia kesulitan menemukan ruang untuk melepaskan umpan terobosan dan tidak banyak terlibat dalam momen-momen penting Napoli. Laga ini menjadi salah satu penampilan yang kurang menonjol bagi sang gelandang.
Noa Lang – 4/10
Lang juga gagal memberikan ancaman berarti. Pergerakannya belum cukup untuk merepotkan lini belakang Fiorentina. Ia kesulitan menemukan koneksi dengan lini tengah maupun Rasmus Hojlund di depan.
Rasmus Hojlund – 3/10
Hojlund menjalani pertandingan yang sulit. Penyerang asal Denmark itu sering terisolasi dan minim menerima umpan matang dari rekan-rekannya. Selama hampir satu jam berada di lapangan, ia tidak banyak menguji De Gea.
Kontribusi Pemain Pengganti Napoli
Beberapa pemain pengganti masuk untuk meningkatkan daya gedor Napoli. Lorenzo Lucca mendapat nilai 5/10 setelah berusaha memberikan opsi tambahan di lini depan, meski belum mampu mengubah jalannya pertandingan.
David Neres dinilai 6/10. Kehadirannya membuat serangan Napoli lebih dinamis, terutama ketika tim tamu mencoba menyerang dari area sayap. Constantino Favasuli menjadi salah satu pemain pengganti paling menjanjikan dengan nilai 7/10 karena mampu memberikan energi baru dalam fase ofensif.
Andre-Frank Zambo Anguissa tidak mendapat penilaian karena waktu bermainnya tidak cukup untuk memberikan pengaruh yang signifikan.
Makna Hasil Ini bagi Napoli di Serie A 2026
Dalam persaingan Serie A 2026, hasil imbang seperti ini memiliki dua sisi. Di satu sisi, Napoli berhasil menghindari kekalahan dalam pertandingan tandang yang berlangsung sulit. Di sisi lain, mereka kehilangan kesempatan untuk membangun rangkaian kemenangan setelah sebelumnya menundukkan Bologna.
Masalah terbesar Napoli terlihat pada produktivitas lini depan. Gilmour mampu mencetak gol dari situasi bola mati, tetapi Hojlund, Lang, dan De Bruyne belum mampu menciptakan kombinasi yang efektif. Jika Napoli ingin bersaing di papan atas, mereka perlu meningkatkan kualitas peluang terbuka, bukan hanya mengandalkan sepak pojok atau bola mati.
Struktur pertahanan juga menjadi catatan penting. Milinkovic-Savic, Rrahmani, dan Di Lorenzo tampil cukup baik, tetapi Napoli tetap memberikan terlalu banyak ruang kepada Fiorentina pada 20 menit pertama. Melawan tim-tim Serie A yang memiliki penyerang cepat, kelemahan tersebut dapat menjadi masalah serius.
Fiorentina, sementara itu, menunjukkan bahwa mereka memiliki kemampuan untuk mengimbangi Napoli melalui tekanan tinggi dan transisi cepat. Penampilan De Gea turut menjadi faktor pembeda. Penjaga gawang asal Spanyol itu menjaga skor tetap imbang ketika Napoli mulai meningkatkan intensitas serangan.
Perlu dicatat, sumber pertandingan ini tidak mencantumkan tanggal kalender dan jam kick-off secara spesifik. Karena itu, waktu pertandingan tidak dapat dikonversi secara akurat ke WIB. Informasi yang tersedia hanya menyebut laga berlangsung pada Minggu sore waktu setempat di Stadio Artemio Franchi.
Kesimpulan
Fiorentina dan Napoli berbagi satu poin setelah bermain imbang 1-1. Napoli sempat unggul melalui gol voli Billy Gilmour, tetapi Alex Jimenez membawa Fiorentina kembali ke pertandingan pada awal babak kedua.
Hasil ini memperlihatkan bahwa Napoli masih memiliki pekerjaan rumah di lini depan. Pertahanan dan penjaga gawang tampil cukup solid, tetapi kreativitas di sepertiga akhir belum konsisten. Sementara itu, Fiorentina dapat menyesali sejumlah peluang yang terbuang pada babak pertama, meski performa De Gea membantu mereka mengamankan hasil positif.
FAQ Fiorentina vs Napoli
Berapa skor Fiorentina vs Napoli?
Fiorentina bermain imbang 1-1 melawan Napoli di Stadio Artemio Franchi.
Siapa pencetak gol Napoli?
Billy Gilmour mencetak gol Napoli pada menit ke-23 melalui sepakan voli setelah menerima umpan sepak pojok Matteo Politano.
Siapa pencetak gol Fiorentina?
Alex Jimenez mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-51. Tembakannya berubah arah setelah mengenai kaki Rafa Marin.
Siapa pemain terbaik Napoli dalam pertandingan ini?
Vanja Milinkovic-Savic dan Amir Rrahmani menjadi dua pemain Napoli dengan nilai tertinggi, yaitu 8/10. Milinkovic-Savic melakukan sejumlah penyelamatan penting, sedangkan Rrahmani tampil tenang dan solid di lini belakang.