Tottenham Hotspur belum menunjukkan performa sesuai ekspektasi pada awal musim Premier League 2026. Meski telah menggelontorkan lebih dari £300 juta untuk mendatangkan 10 pemain baru, Spurs masih tanpa kemenangan dalam lima pertandingan pertama.
Situasi tersebut membuat posisi Roberto De Zerbi mulai menjadi bahan perbincangan. Namun, menurut jurnalis senior Ben Jacobs, manajemen Tottenham belum mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Italia tersebut.
Jacobs menyebut Tottenham masih melihat De Zerbi sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang. Kendati demikian, tekanan akan meningkat apabila hasil buruk terus berlanjut setelah jeda internasional.
Ben Jacobs: Tottenham Belum Berencana Memecat De Zerbi
Berbicara dalam podcast Market Madness milik GiveMeSport, Ben Jacobs memberikan gambaran mengenai kondisi internal Tottenham. Ia menjelaskan bahwa klub masih bersikap tenang dan belum menunjukkan tanda-tanda akan melakukan pergantian pelatih secara mendadak.
Menurut Jacobs, Tottenham merekrut De Zerbi dengan visi jangka panjang. Karena itu, manajemen tidak ingin membuat keputusan emosional hanya berdasarkan beberapa pertandingan awal.
“Roberto De Zerbi datang untuk proyek jangka panjang. Perasaan saya, Tottenham belum memiliki infrastruktur olahraga yang cukup kuat untuk membuat keputusan seperti itu,” ujar Jacobs, seperti dikutip dari laporan tersebut.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa persoalan di Tottenham bukan hanya berkaitan dengan hasil pertandingan. Struktur olahraga klub juga disebut masih dalam tahap penataan, terutama menyangkut posisi eksekutif dan pengambilan keputusan transfer.
Jacobs menambahkan, klub-klub yang dikelola secara profesional tetap harus menyiapkan rencana suksesi apabila hasil tidak mengalami perbaikan.
“Jika hasil seperti ini terus berlanjut, klub yang dikelola dengan baik tetap harus memikirkan rencana pengganti. Namun, saya tidak memperkirakan akan ada kepergian mengejutkan pada jeda internasional,” kata Jacobs.
Meski belum ada indikasi pemecatan dalam waktu dekat, De Zerbi diyakini memahami bahwa Tottenham membutuhkan peningkatan performa secepat mungkin.
Tottenham Masih Mencari Struktur Olahraga yang Tepat
Salah satu poin penting dari penjelasan Jacobs adalah fokus Tottenham di luar lapangan. Klub disebut sedang mempertimbangkan perekrutan figur senior baru yang dapat membantu mengelola sektor olahraga.
Posisi tersebut bisa berupa direktur olahraga tambahan, direktur olahraga bersama, atau pejabat eksekutif senior dengan wewenang yang lebih luas.
Peran Direktur Olahraga dalam Proyek Tottenham
Dalam sepak bola modern, direktur olahraga memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan proyek klub. Tugasnya tidak hanya berhubungan dengan transfer pemain, tetapi juga mencakup:
- menyusun strategi perekrutan pemain;
- menjaga keselarasan antara pelatih dan kebijakan klub;
- merancang rencana jangka panjang skuad;
- mengatur proses pergantian pelatih jika diperlukan; dan
- memastikan investasi transfer sesuai dengan kebutuhan tim.
Tottenham telah mengeluarkan dana besar pada bursa transfer musim panas, tetapi hasil awal belum mencerminkan efektivitas investasi tersebut. Karena itu, klub perlu memastikan setiap keputusan olahraga berada dalam satu arah yang jelas.
Jacobs menilai Tottenham kemungkinan baru akan mengevaluasi posisi De Zerbi secara lebih serius setelah struktur manajemen olahraga mereka lebih lengkap.
“Setelah mereka menemukan sosok yang tepat untuk mengisi posisi tersebut, barulah Tottenham bisa memahami apakah mereka perlu menilai kembali masa depan Roberto De Zerbi,” jelasnya.
Start Buruk Tottenham pada Premier League 2026
Awal musim Tottenham terbilang mengkhawatirkan. Dalam lima pertandingan Premier League, Spurs belum meraih kemenangan dan hanya mengumpulkan dua poin.
Berikut rangkuman performa Tottenham berdasarkan informasi dalam laporan:
| Catatan | Data Tottenham |
|---|---|
| Pertandingan Premier League | 5 laga |
| Menang | 0 |
| Imbang | 2 |
| Kalah | 3 |
| Gol memasukkan | 2 |
| Gol kebobolan | 8 |
| Rekor kandang terbaru | Kalah 2-3 dari Aston Villa |
| Belanja musim panas | Lebih dari £300 juta |
| Pemain baru | 10 rekrutan |
Masalah terbesar Tottenham terlihat pada produktivitas serangan. Dari lima pertandingan, mereka baru mencetak dua gol. Catatan tersebut memperlihatkan bahwa proses membangun serangan belum berjalan efektif, sementara tim juga masih harus memperbaiki konsistensi saat bertahan.
Pada pertandingan terakhir, Spurs kalah 3-2 dari Aston Villa di kandang sendiri. Kekalahan itu semakin meningkatkan tekanan terhadap De Zerbi karena Tottenham belum mampu memanfaatkan dukungan publik sendiri untuk meraih kemenangan perdana.
Investasi Besar Belum Berbuah Hasil
Tottenham melakukan perombakan besar pada bursa transfer musim panas dengan mendatangkan 10 pemain baru. Nilai total belanja yang melebihi £300 juta membuat ekspektasi terhadap tim meningkat tajam.
Namun, banyaknya pemain baru juga menghadirkan tantangan tersendiri. Skuad membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan:
- metode latihan pelatih;
- pola build-up dari lini belakang;
- pergerakan tanpa bola;
- intensitas pertandingan Premier League; dan
- karakter rekan satu tim.
De Zerbi sendiri memahami bahwa proses integrasi tidak dapat berlangsung secara instan. Pelatih asal Italia itu tetap percaya bahwa Tottenham akan mulai mencetak lebih banyak gol dan meraih kemenangan setelah para pemain memahami tuntutan taktiknya.
Meski demikian, Premier League tidak memberikan banyak ruang untuk menunggu terlalu lama. Tekanan hasil sangat besar, terlebih bagi klub yang telah menginvestasikan dana transfer dalam jumlah besar.
Mengapa Adaptasi Menjadi Tantangan Besar?
Pelatih baru biasanya membutuhkan waktu untuk membentuk identitas permainan. De Zerbi dikenal dengan pendekatan sepak bola yang menekankan penguasaan bola, pembangunan serangan dari belakang, serta keberanian pemain untuk menarik lawan sebelum menciptakan ruang.
Sistem tersebut membutuhkan koordinasi tinggi. Jika satu pemain terlambat mengambil keputusan, Tottenham dapat kehilangan bola di area berbahaya. Sebaliknya, ketika mekanisme berjalan baik, tim mampu mengontrol tempo dan menciptakan keunggulan posisi.
Dalam konteks Tottenham, tantangannya menjadi lebih kompleks karena 10 pemain baru harus beradaptasi secara bersamaan. Pergantian besar dalam skuad berpotensi memengaruhi koneksi antarlini, terutama di lini tengah dan depan.
Ujian Berikutnya: Manchester United di Old Trafford
Tottenham akan menghadapi Manchester United di Old Trafford setelah jeda internasional. Pertandingan tersebut menjadi salah satu ujian penting bagi De Zerbi pada awal Premier League 2026.
Bermain di kandang Manchester United tentu menghadirkan tekanan tersendiri. Spurs membutuhkan performa yang lebih solid, terutama dalam hal efisiensi serangan dan konsentrasi ketika kehilangan bola.
Kemenangan di Old Trafford dapat mengubah suasana secara signifikan. Sebaliknya, hasil buruk akan memperbesar pertanyaan mengenai kemampuan De Zerbi dalam membalikkan keadaan.
Bagi sang pelatih, pertandingan tersebut bukan hanya soal tiga poin. Laga itu juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa proyek yang dibangun Tottenham masih berada di jalur yang benar.
Tottenham Juga Tersingkir dari Piala Liga
Selain kesulitan di Premier League, Tottenham telah tersingkir dari kompetisi piala domestik. Mereka kalah 3-1 dari Liverpool dalam pertandingan Piala Liga.
Kegagalan tersebut membuat Spurs kehilangan salah satu peluang untuk meraih trofi pada awal musim. Di sisi lain, tersingkir lebih cepat dapat memberikan waktu tambahan bagi tim untuk fokus pada Premier League, meskipun tekanan terhadap De Zerbi tetap meningkat.
Hasil melawan Liverpool juga memperlihatkan bahwa Tottenham belum menemukan kestabilan ketika menghadapi lawan dengan kualitas tinggi. Perbaikan organisasi pertahanan dan kemampuan mengonversi peluang menjadi pekerjaan utama yang harus segera diselesaikan.
Unai Emery Beri Dukungan kepada De Zerbi
Di tengah sorotan yang meningkat, De Zerbi mendapatkan dukungan dari Unai Emery. Pelatih Aston Villa tersebut memprediksi Tottenham masih memiliki peluang untuk mengakhiri musim di posisi empat besar.
Dukungan Emery menjadi sinyal bahwa kualitas Tottenham belum bisa dinilai hanya dari lima pertandingan pertama. Dengan investasi pemain yang besar dan musim yang masih panjang, Spurs masih memiliki kesempatan memperbaiki posisi.
Namun, prediksi tersebut hanya akan menjadi realistis apabila Tottenham segera meningkatkan perolehan poin. Klub tidak boleh terlalu lama berada di papan bawah karena persaingan menuju zona Eropa semakin ketat dari musim ke musim.
Apa yang Harus Diperbaiki Roberto De Zerbi?
Ada sejumlah aspek yang perlu menjadi perhatian De Zerbi setelah jeda internasional:
1. Meningkatkan produktivitas lini depan
Dua gol dalam lima pertandingan merupakan catatan yang sangat rendah bagi klub dengan ambisi besar. Tottenham perlu menciptakan lebih banyak peluang berkualitas dan memastikan penyerang mendapatkan suplai bola yang konsisten.
2. Mengurangi kesalahan di area pertahanan
Delapan gol kebobolan menunjukkan bahwa Spurs belum sepenuhnya solid. Koordinasi antara bek, gelandang bertahan, dan penjaga gawang harus ditingkatkan agar lawan tidak mudah mengeksploitasi ruang.
3. Mempercepat integrasi pemain baru
De Zerbi perlu menemukan kombinasi pemain utama secepat mungkin. Rotasi memang dibutuhkan, tetapi kestabilan susunan pemain dapat membantu membangun pemahaman dan kepercayaan diri.
4. Menjaga komunikasi dengan manajemen
Dengan struktur olahraga Tottenham yang masih ditata, komunikasi antara pelatih dan jajaran eksekutif menjadi sangat penting. Semua pihak harus memiliki target serta rencana yang sama.
Kesimpulan
Roberto De Zerbi belum berada di ambang pemecatan, setidaknya berdasarkan informasi yang disampaikan Ben Jacobs. Tottenham masih memandangnya sebagai bagian dari proyek jangka panjang dan belum berencana mengambil keputusan tergesa-gesa.
Namun, posisi tersebut tidak sepenuhnya aman. Tanpa kemenangan dalam lima pertandingan, hanya mengoleksi dua poin, mencetak dua gol, dan telah tersingkir dari Piala Liga, tekanan akan terus meningkat.
Pertandingan melawan Manchester United setelah jeda internasional menjadi momentum penting. Tottenham perlu menunjukkan perbaikan nyata agar kepercayaan manajemen tetap terjaga dan ambisi menembus empat besar Premier League 2026 tidak semakin menjauh.
FAQ
Apakah Roberto De Zerbi akan dipecat Tottenham?
Belum ada indikasi bahwa Tottenham akan memecat Roberto De Zerbi dalam waktu dekat. Ben Jacobs menyebut manajemen masih tenang dan tetap melihat De Zerbi sebagai bagian dari proyek jangka panjang.
Bagaimana catatan Tottenham pada awal Premier League 2026?
Tottenham belum meraih kemenangan dalam lima pertandingan. Mereka mencatat dua hasil imbang dan tiga kekalahan, dengan torehan dua gol serta kebobolan delapan kali.
Berapa besar belanja Tottenham pada bursa transfer musim panas?
Tottenham mengeluarkan lebih dari £300 juta untuk mendatangkan 10 pemain baru pada bursa transfer musim panas.
Siapa lawan Tottenham setelah jeda internasional?
Tottenham dijadwalkan menghadapi Manchester United di Old Trafford setelah jeda internasional. Pertandingan tersebut dipandang sebagai ujian penting bagi Roberto De Zerbi dan skuad barunya.