Home Liga Inggris Dejan Kulusevski Segera Kembali, Roberto De Zerbi Siapkan Peran Nomor 10 untuk Tottenham

Dejan Kulusevski Segera Kembali, Roberto De Zerbi Siapkan Peran Nomor 10 untuk Tottenham

0 comment

Roberto De Zerbi mengungkap rencana taktiknya untuk Dejan Kulusevski setelah gelandang serang Tottenham Hotspur itu mendekati comeback kompetitif. Meski selama ini lebih dikenal sebagai penyerang sayap kanan, De Zerbi menilai posisi nomor 10 dapat memaksimalkan kreativitas pemain asal Swedia tersebut.

Dejan Kulusevski Mendekati Comeback Bersama Tottenham

Tottenham Hotspur mendapat kabar positif di tengah upaya memperbaiki performa pada musim Liga Inggris 2026. Dejan Kulusevski telah kembali mengikuti latihan penuh bersama rekan-rekannya setelah menjalani masa pemulihan panjang akibat cedera serius pada lutut kanan.

Kulusevski mengalami cedera pada Mei 2025. Masalah tersebut membuatnya menepi selama lebih dari 500 hari dan kehilangan sebagian besar periode penting dalam perkembangan skuad Tottenham. Cedera panjang itu bukan hanya menghambat kebugaran fisiknya, tetapi juga memutus kontinuitas sang pemain dalam sistem permainan klub.

Dalam beberapa pekan terakhir, tanda-tanda positif mulai terlihat. Kulusevski sudah terlibat dalam sesi latihan tim dan bahkan mengikuti pertandingan internal 11 lawan 11 di pusat latihan Hotspur Way. Meski belum langsung dipastikan tampil dalam laga resmi, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa proses comeback sang pemain telah memasuki tahap akhir.

Kembalinya Kulusevski sangat dinantikan karena Tottenham membutuhkan tambahan kreativitas di lini depan. Selama ini, pemain berusia 26 tahun tersebut dikenal memiliki kemampuan membawa bola, mengirim umpan kunci, serta menciptakan peluang dari area kanan maupun ruang antarlini.

De Zerbi Lebih Menyukai Kulusevski sebagai Nomor 10

Menjelang pertandingan Tottenham melawan Manchester United di Old Trafford, De Zerbi memberikan gambaran mengenai posisi yang kemungkinan ditempati Kulusevski setelah pulih sepenuhnya.

Pelatih asal Italia itu tidak menutup kemungkinan menggunakan Kulusevski sebagai winger. Namun, ia menganggap peran nomor 10 lebih sesuai dengan karakter dan kemampuan teknis sang pemain.

“Dia bisa bermain sebagai winger maupun nomor 10. Saya lebih menyukainya sebagai nomor 10, tetapi Kulusevski adalah pemain yang mampu tampil di berbagai posisi,” demikian inti penjelasan De Zerbi dalam keterangan yang dikutip dari Football London.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa De Zerbi tidak memandang Kulusevski hanya sebagai pemain sayap. Sang pelatih ingin memanfaatkan fleksibilitasnya untuk mengisi area sentral, khususnya ruang di belakang penyerang utama Tottenham.

Mengapa Posisi Nomor 10 Cocok untuk Kulusevski?

Selama membela Tottenham, Kulusevski memang lebih sering mendapatkan peran dari sisi kanan. Dari posisi itu, ia dapat memotong ke dalam menggunakan kaki kirinya, mengirim umpan silang, atau melepaskan tembakan dari luar kotak penalti.

Namun, bermain sebagai nomor 10 berpotensi membuat pengaruhnya terhadap permainan menjadi lebih besar. Ia akan memiliki kesempatan menerima bola di antara lini tengah dan pertahanan lawan, sebuah area yang sering menjadi kunci dalam membongkar pertahanan rapat.

Dengan kemampuan kontrol bola yang baik, Kulusevski dapat membantu Tottenham keluar dari tekanan lawan. Ia juga memiliki kekuatan fisik yang cukup untuk melindungi bola dan menunggu dukungan dari pemain lain.

Dari posisi sentral, Kulusevski bisa menjalankan beberapa fungsi sekaligus, antara lain:

  • menjadi penghubung antara gelandang dan penyerang;
  • mengirim umpan terobosan ke area pertahanan lawan;
  • membawa bola melewati garis tekanan pertama;
  • membuka ruang bagi winger yang bergerak dari sisi lapangan;
  • masuk ke kotak penalti untuk menciptakan ancaman gol.

Dalam sistem permainan De Zerbi yang menekankan penguasaan bola dan progresi melalui umpan-umpan pendek, pemain nomor 10 harus mampu mengambil keputusan cepat. Kulusevski memiliki karakter yang cukup sesuai karena tidak mudah kehilangan bola dan dapat bermain di beberapa zona.

Kulusevski Bisa Menjadi Kunci Perubahan Tottenham

Tottenham membutuhkan solusi setelah mengawali musim dengan hasil yang mengecewakan. Berdasarkan situasi yang dijelaskan dalam sumber laporan, Spurs belum meraih kemenangan dalam lima pertandingan pertama Liga Inggris dan berada di dasar klasemen.

Kondisi tersebut membuat kembalinya Kulusevski memiliki arti lebih besar daripada sekadar tambahan satu pemain. Ia berpotensi memberikan dimensi baru dalam serangan Tottenham, terutama ketika tim kesulitan menghadapi lawan yang bertahan rendah.

Tanpa Kulusevski, Tottenham kehilangan pemain yang mampu mempercepat serangan sekaligus menjaga penguasaan bola di area berbahaya. Kehadirannya dapat membantu mengurangi ketergantungan tim terhadap serangan dari sisi sayap atau bola-bola langsung menuju penyerang.

Meski demikian, Tottenham tetap harus berhati-hati. Setelah absen lebih dari 500 hari, Kulusevski kemungkinan membutuhkan waktu untuk mengembalikan ritme pertandingan, ketajaman, dan kepercayaan diri. Latihan penuh menjadi langkah penting, tetapi intensitas pertandingan Premier League berada pada tingkat yang berbeda.

Comeback Tidak Harus Dipaksakan

Tim medis dan staf kepelatihan Tottenham perlu mengatur menit bermain Kulusevski secara bertahap. Ia mungkin belum langsung mampu bermain selama 90 menit atau tampil sebagai starter dalam pertandingan berintensitas tinggi.

Opsi yang lebih realistis adalah memasukkannya secara perlahan melalui bangku cadangan. Kulusevski dapat diberikan waktu bermain terbatas sebelum kembali menjadi bagian utama dari rencana De Zerbi.

Manajemen beban latihan juga penting. Pemulihan dari cedera lutut membutuhkan perhatian terhadap kekuatan otot, mobilitas, perubahan arah, dan kemampuan melakukan duel. Semua aspek tersebut sangat menentukan bagi pemain yang beroperasi di lini serang.

De Zerbi Memuji Mentalitas Kulusevski

Selain membahas posisi bermain, De Zerbi juga memberikan penghargaan tinggi terhadap ketangguhan mental Kulusevski selama menjalani rehabilitasi. Menurutnya, pemain tersebut menunjukkan keberanian, karakter, dan komitmen luar biasa dalam menghadapi masa sulit.

De Zerbi bahkan menjadikan perjalanan pemulihan Kulusevski sebagai contoh bagi anggota skuad Tottenham. Ia menilai cedera panjang memang membuat seorang pemain kehilangan kesempatan bermain, tetapi periode tersebut juga dapat menjadi waktu untuk memahami diri sendiri dengan lebih baik.

Dalam pandangan De Zerbi, proses rehabilitasi dapat membantu seorang atlet menemukan kembali motivasi, target, dan tujuan. Ketika seseorang mampu melewati masa sulit, mentalnya bisa berkembang menjadi lebih kuat daripada sebelumnya.

De Zerbi juga memiliki pengalaman pribadi menghadapi cedera panjang ketika masih aktif sebagai pemain. Karena itu, ia memahami bahwa proses kembali ke lapangan tidak hanya membutuhkan pemulihan fisik, tetapi juga kesiapan psikologis.

Kulusevski disebut tetap berada dekat dengan tim, bahkan ketika belum dapat tampil. De Zerbi meminta sang pemain melakukan perjalanan bersama skuad Tottenham untuk pertandingan melawan Manchester United, meski perannya saat itu bukan sebagai pemain yang turun bertanding.

Kehadiran tersebut dinilai penting untuk membangun kebersamaan. Bagi pemain yang baru pulih dari cedera panjang, berada di lingkungan tim dapat membantu mengembalikan rasa percaya diri dan keterikatan emosional dengan rekan-rekannya.

Tantangan Tottenham pada Liga Inggris 2026

Persaingan Liga Inggris pada 2026 tetap menuntut konsistensi tinggi sejak awal musim. Perbedaan poin antartim dapat berubah dengan cepat, sehingga rangkaian hasil buruk pada lima pertandingan pembuka bisa memberikan tekanan besar kepada klub.

Dalam situasi seperti itu, Tottenham membutuhkan pemain yang mampu menciptakan momen pembeda. Kulusevski memiliki kualitas untuk menjalankan peran tersebut, tetapi comeback-nya harus dikelola dengan cermat agar tidak menimbulkan masalah baru.

Jika sudah mencapai kondisi terbaik, perpindahan Kulusevski ke posisi nomor 10 dapat memberi De Zerbi lebih banyak pilihan taktik. Tottenham bisa memainkan dua winger dengan lebar lapangan yang lebih konsisten, sementara Kulusevski bergerak bebas di belakang penyerang.

Skema tersebut juga memungkinkan perubahan bentuk ketika tim kehilangan bola. Kulusevski dapat menekan gelandang lawan, menutup jalur umpan ke tengah, atau turun membantu lini tengah. Fleksibilitas seperti ini penting dalam sepak bola modern, terutama bagi tim yang ingin mengontrol pertandingan melalui penguasaan bola.

Peran Kulusevski dalam Membangun Serangan

Ketika bermain di posisi nomor 10, Kulusevski tidak harus terus berada di tengah. Ia dapat bergerak ke kanan untuk menciptakan keunggulan jumlah pemain, bertukar posisi dengan winger, atau turun menjemput bola dari lini tengah.

Pergerakan tersebut dapat menyulitkan bek lawan dalam menentukan penjagaan. Jika bek tengah maju mengikutinya, ruang di belakang pertahanan bisa terbuka. Sebaliknya, jika Kulusevski dibiarkan menerima bola, ia dapat memutar badan dan mengirimkan umpan ke area berbahaya.

Namun, efektivitas peran ini juga bergantung pada dukungan pemain lain. Gelandang Tottenham harus mampu memberikan sirkulasi bola yang cepat, sementara para penyerang perlu melakukan pergerakan tanpa bola secara konsisten.

Kembalinya Kulusevski Terasa seperti Rekrutan Baru

Setelah absen lebih dari 500 hari, Kulusevski pada dasarnya akan terasa seperti pemain baru bagi Tottenham. De Zerbi dapat memiliki tambahan opsi tanpa harus menunggu aktivitas transfer berikutnya.

Kualitas, pengalaman, dan pemahamannya terhadap lingkungan klub menjadi modal penting. Ia tidak membutuhkan waktu adaptasi seperti pemain baru yang belum mengenal rekan setim, atmosfer Premier League, maupun tuntutan Tottenham.

Tetap saja, ekspektasi terhadapnya harus realistis. Kulusevski tidak bisa langsung dibebani tugas untuk menyelesaikan seluruh masalah Spurs. Comeback yang berhasil membutuhkan proses, perlindungan dari risiko cedera kambuhan, dan dukungan dari seluruh tim.

Jika proses tersebut berjalan lancar, peran nomor 10 dapat menjadi babak baru dalam karier Kulusevski di Tottenham. Dari posisi itu, ia berpeluang menjadi pusat kreativitas sekaligus pemain penting dalam upaya Spurs bangkit di Liga Inggris 2026.

FAQ Seputar Comeback Dejan Kulusevski

Berapa lama Dejan Kulusevski absen?

Kulusevski disebut menepi lebih dari 500 hari setelah mengalami cedera serius pada patela lutut kanan pada Mei 2025.

Di posisi mana Roberto De Zerbi ingin memainkan Kulusevski?

De Zerbi menyukai Kulusevski bermain sebagai nomor 10. Meski demikian, ia tetap mengakui bahwa pemain asal Swedia itu mampu tampil sebagai winger maupun di sejumlah posisi lain.

Apakah Kulusevski sudah siap bermain untuk Tottenham?

Kulusevski telah kembali mengikuti latihan penuh dan terlibat dalam pertandingan internal 11 lawan 11. Namun, keputusan mengenai penampilan kompetitifnya tetap bergantung pada penilaian tim medis dan staf kepelatihan.

Mengapa comeback Kulusevski penting bagi Tottenham?

Tottenham membutuhkan kreativitas tambahan setelah mengawali musim dengan hasil buruk. Kulusevski dapat membantu menghubungkan lini tengah dan serangan, menciptakan peluang, serta memberikan variasi taktik dari posisi sentral maupun sisi kanan.

You may also like

Leave a Comment

About Us

Logo pemain12.com

Pemain12.com adalah portal berita sepak bola yang menjadi sumber utama informasi terkini seputar dunia sepak bola. Situs ini merupakan tempat yang sempurna bagi para penggemar sepak bola untuk tetap terhubung dengan berita terbaru tentang pertandingan, transfer pemain, dan peristiwa menarik lainnya dalam dunia sepak bola. 

@2023 – All Right Reserved. Supported by GMTeknologi

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept