Home Liga Inggris Haaland Jadi ‘Musuh Pribadi’ Arsenal Usai Pertandingan Dramatis

Haaland Jadi ‘Musuh Pribadi’ Arsenal Usai Pertandingan Dramatis

by Giya
0 comment

Rivalitas yang Memanas: Erling Haaland dan Arsenal

Dalam dunia sepak bola, rivalitas adalah salah satu elemen yang paling menarik untuk disaksikan. Setiap pertandingan antara tim-tim besar sering kali dipenuhi dengan ketegangan, drama, dan momen-momen tak terduga. Salah satu pertandingan yang baru-baru ini mencuri perhatian adalah laga antara Arsenal dan Manchester City di Premier League, di mana Erling Haaland menjadi sorotan utama. Mantan bek Arsenal, Martin Keown, memberikan pandangannya tentang pertandingan ini dan rivalitas yang berkembang antara Haaland dan pertahanan Arsenal.

Pertandingan yang Menegangkan

Pertandingan antara Arsenal dan Manchester City pada akhir pekan lalu berakhir dengan skor imbang 2-2. Meskipun Arsenal menunjukkan performa yang mengesankan, Haaland berhasil mencetak gol pertamanya melawan Arsenal, yang merupakan gol ke-100-nya untuk Manchester City. Namun, meskipun Haaland berhasil membuka skor, pengaruhnya di babak kedua tidak sebesar yang diharapkan. Arsenal berhasil menahan serangan City dengan baik, bahkan hampir meraih kemenangan sebelum John Stones mencetak gol penyama di menit terakhir.

Haaland memang dikenal sebagai mesin gol yang mematikan, tetapi dalam pertandingan ini, pertahanan Arsenal, yang dipimpin oleh Gabriel Magalhaes dan William Saliba, berhasil memberikan perlawanan yang cukup berarti. Keown mencatat bahwa Haaland kini telah menjadi "musuh pribadi" bagi Arsenal, terutama setelah insiden yang terjadi setelah gol Stones. Keputusan Haaland untuk melempar bola ke arah Gabriel setelah mencetak gol menunjukkan bahwa rivalitas ini semakin memanas.

Memori Rivalitas Masa Lalu

Martin Keown, yang pernah menjadi bagian dari tim Arsenal yang terkenal dengan rivalitas sengit melawan Manchester United, merasa bahwa momen-momen dalam pertandingan ini mengingatkannya pada masa-masa itu. Ia mengungkapkan bahwa setiap pemain memiliki daftar pemain yang dianggap sebagai rival, dan Haaland kini berada di puncak daftar tersebut. Dalam pandangannya, Haaland adalah ujian terbesar bagi pertahanan Arsenal, dan insiden-insiden kecil yang terjadi selama pertandingan menunjukkan bahwa ketegangan antara kedua tim semakin meningkat.

Dalam wawancaranya, Keown menyebutkan bahwa ketika ia bermain, ia selalu memperhatikan pemain-pemain yang bisa diajak beradu fisik. Ia mengingat bagaimana Ruud van Nistelrooy, salah satu penyerang terbaik Manchester United, memiliki gaya bermain yang berbeda dengan Mark Hughes. Sementara van Nistelrooy cenderung lebih rapuh, Hughes adalah sosok yang tangguh dan mampu memberikan perlawanan. Kini, Haaland berada di kategori yang sama dengan Hughes, menunjukkan bahwa ia tidak akan mundur dari pertempuran melawan Gabriel dan Saliba.

Ketegangan yang Meningkat

Setelah pertandingan, ketegangan antara Haaland dan pertahanan Arsenal semakin terlihat. Keputusan Haaland untuk menabrak Thomas Partey setelah kick-off babak kedua menunjukkan bahwa ia tidak takut untuk terlibat dalam kontak fisik. Keown mencatat bahwa meskipun ada rasa hormat antara pelatih Mikel Arteta dan Pep Guardiola, ketegangan di lapangan tetap ada. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun kedua tim memiliki hubungan yang baik di luar lapangan, di dalam lapangan, mereka adalah rival yang tidak akan memberikan ampun.

Keown juga mencatat bahwa rivalitas antara Arsenal dan Manchester United di masa lalu selalu dipenuhi dengan kebencian dan ketegangan. Sekarang, dengan Haaland memimpin serangan City, rivalitas itu mulai berkembang kembali. Ia percaya bahwa pertemuan berikutnya antara kedua tim akan semakin sengit, dan tidak ada cinta yang akan hilang antara Haaland dan bek Arsenal.

Analisis Pertandingan

Dalam pertandingan tersebut, Arsenal menunjukkan permainan defensif yang solid. Mereka berhasil menahan serangan City selama sebagian besar pertandingan, dan strategi mereka untuk bermain dalam formasi rendah terbukti efektif. Namun, dengan ketidakberuntungan di menit-menit akhir, mereka harus puas dengan hasil imbang. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun Arsenal telah berkembang pesat di bawah Arteta, mereka masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama dalam menjaga konsentrasi hingga detik terakhir.

Di sisi lain, Manchester City, meskipun memiliki banyak bintang di tim mereka, tampak kehilangan arah di babak kedua. Haaland, yang biasanya menjadi penentu kemenangan, tidak mampu memberikan dampak yang signifikan setelah gol pertamanya. Ini mungkin menjadi tanda bahwa tim lawan mulai menemukan cara untuk menetralkan ancaman yang ditimbulkan oleh penyerang Norwegia itu.

Kesimpulan

Rivalitas antara Erling Haaland dan Arsenal semakin memanas, dan ini hanya akan menambah bumbu dalam kompetisi Premier League yang sudah sangat menarik. Dengan setiap pertandingan, kita dapat melihat bagaimana ketegangan ini berkembang, dan bagaimana pemain-pemain seperti Haaland berusaha untuk menandai nama mereka dalam sejarah rivalitas ini. Bagi para penggemar sepak bola, terutama yang mengikuti liga Inggris, ini adalah momen yang patut disaksikan.

Pertandingan berikutnya antara Arsenal dan Manchester City pasti akan menjadi salah satu yang paling dinanti. Dengan Haaland yang semakin menunjukkan kepribadiannya di lapangan, dan Arsenal yang berusaha untuk membuktikan diri sebagai salah satu tim terbaik di liga, kita dapat berharap untuk menyaksikan lebih banyak drama dan ketegangan di masa mendatang. Rivalitas ini bukan hanya tentang tiga poin; ini tentang kebanggaan, kehormatan, dan sejarah yang terus ditulis di atas lapangan hijau.

You may also like

Leave a Comment

About Us

Logo pemain 12

Pemain12.com adalah portal berita sepak bola yang menjadi sumber utama informasi terkini seputar dunia sepak bola. Situs ini merupakan tempat yang sempurna bagi para penggemar sepak bola untuk tetap terhubung dengan berita terbaru tentang pertandingan, transfer pemain, dan peristiwa menarik lainnya dalam dunia sepak bola. 

@2023 – All Right Reserved. Supported by GMTeknologi

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept