Alavés harus puas bermain imbang 1-1 melawan Málaga setelah gol Aitor Mañas pada menit ke-89 menggagalkan kemenangan tim tamu di Stadion Mendizorroza, Jumat malam, 23 Oktober 2026. Hasil ini membuat Málaga tetap menunggu kemenangan pertama sejak kembali ke kasta tertinggi, sedangkan Alavés belum mampu meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir.
Gol telat Aitor Mañas mengubah jalannya pertandingan
Málaga hanya berjarak satu menit dari kemenangan penting di markas Alavés. Tim asal Andalusia itu tampil cukup efektif sepanjang pertandingan dan berhasil mempertahankan keunggulan hingga memasuki menit-menit akhir.
Namun, keputusan Alavés memasukkan Aitor Mañas memberikan dampak besar. Pemain pengganti tersebut menyamakan kedudukan pada menit ke-89 setelah memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti Málaga. Dengan penyelesaian yang tenang, Mañas mencetak gol pertamanya untuk tim utama Alavés.
Mañas hanya bermain sekitar 15 menit, tetapi langsung menjadi pemain paling menentukan di lapangan. Ia mencatatkan dua tembakan dan memperoleh nilai 8,15, rating tertinggi dalam pertandingan. Gol tersebut sekaligus menyelamatkan Alavés dari kekalahan ketiga secara beruntun setelah sebelumnya takluk dari Atlético Madrid dan Celta Vigo.
Bagi Alavés, satu poin ini memang belum cukup untuk mengakhiri periode sulit. Akan tetapi, kebangkitan pada menit-menit terakhir bisa menjadi modal penting bagi tim asuhan Quique Sánchez Flores, terutama dari sisi mental dan kepercayaan diri.
Niño kembali mencetak gol untuk Málaga
Málaga lebih dulu membuka keunggulan menjelang turun minum. Ramón Enríquez memberikan umpan yang kemudian diselesaikan Niño menjadi gol. Penyerang tersebut kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol dalam tiga pertandingan liga secara berturut-turut.
Tambahan gol di Mendizorroza membuat koleksi Niño di kompetisi kasta tertinggi menjadi empat gol. Performa tersebut menjadi salah satu alasan pelatih Málaga, Juanfran Funes, memasangnya sebagai penyerang tunggal dalam pertandingan tandang ini.
Funes memilih Niño karena sang striker sedang berada dalam momentum positif. Keputusan tersebut terbukti tepat. Málaga mampu mengancam Alavés melalui serangan-serangan yang lebih langsung, terutama pada babak pertama. Sang pelatih bahkan menilai 45 menit pertama sebagai penampilan terbaik timnya sepanjang musim.
Meski demikian, keunggulan tersebut tidak berhasil dipertahankan sampai peluit akhir. Málaga kembali kehilangan konsentrasi pada fase krusial dan harus menerima hasil imbang yang memperpanjang penantian mereka untuk meraih tiga poin.
Alavés dominan dalam penguasaan bola, tetapi kesulitan menciptakan peluang
Secara statistik, Alavés mengendalikan permainan. Tuan rumah menguasai 63 persen bola dan mendapatkan tujuh tendangan sudut, berbanding dua milik Málaga. Angka tersebut menunjukkan dominasi teritorial Alavés sepanjang pertandingan.
Namun, penguasaan bola tidak otomatis menghasilkan peluang matang. Alavés memang lebih sering berada di area pertahanan Málaga, tetapi serangan mereka kerap terhenti sebelum mencapai posisi yang berbahaya. Banyak upaya tuan rumah berakhir dengan umpan terakhir yang tidak akurat atau tembakan yang masih bisa diblok.
Kesulitan itu membuat Quique Sánchez Flores melakukan perubahan di lini depan. Pada menit ke-66, Toni Martínez dimasukkan untuk menggantikan Mariano Díaz. Pergantian tersebut diharapkan dapat menambah daya gedor Alavés, yang kesulitan menciptakan kesempatan bersih di depan gawang Alfonso Herrero.
Málaga, di sisi lain, mampu mencatatkan 385 operan akurat, sedikit lebih banyak dibandingkan Alavés yang membukukan 367 operan. Namun, efektivitas di sepertiga akhir lapangan masih menjadi persoalan. Málaga hanya menghasilkan tiga tembakan tepat sasaran sepanjang laga.
Di kubu Alavés, enam tembakan berhasil diblok oleh pemain Málaga. Sementara itu, Alfonso Herrero melakukan tiga penyelamatan untuk menjaga tim tamu tetap unggul hingga penghujung pertandingan. Rangkaian data tersebut menggambarkan laga yang berlangsung ketat, tetapi minim peluang bersih.
Disiplin pertandingan tetap terkendali
Wasit Carlos Muñiz Muñoz mengeluarkan empat kartu kuning sepanjang pertandingan. Dari pihak Alavés, Lucas Boyé dan Nahuel Tenaglia masuk daftar pemain yang menerima kartu. Málaga mendapat dua kartu kuning melalui Carlos Dotor dan Juan Francisco Funes Arjona.
Tidak ada kartu merah dalam pertandingan ini. Pertandingan berjalan keras, tetapi tetap berada dalam kendali wasit hingga peluit panjang dibunyikan.
Situasi Alavés dan Málaga di La Liga 2026
Hasil imbang ini memiliki arti berbeda bagi kedua klub. Alavés mengakhiri rentetan dua kekalahan, tetapi masih belum menang dalam enam pertandingan terakhir. Tim yang bermarkas di Mendizorroza itu harus segera memperbaiki produktivitas serangan apabila ingin keluar dari periode tanpa kemenangan.
Masalah utama Alavés terlihat pada kemampuan mengubah dominasi menjadi peluang. Penguasaan bola dan jumlah sepak pojok yang lebih tinggi belum cukup apabila penyelesaian akhir masih kurang tajam. Gol Mañas menunjukkan bahwa pemain dari bangku cadangan bisa menjadi solusi, tetapi konsistensi sejak awal pertandingan tetap diperlukan.
Bagi Málaga, hasil 1-1 memperpanjang catatan tanpa kemenangan pada musim 2026-2027. Musim ini merupakan musim pertama mereka kembali ke kompetisi kasta tertinggi setelah delapan tahun bermain di luar La Liga. Tantangan terbesar Málaga adalah menjaga keunggulan dan mengelola pertandingan ketika menghadapi tekanan lawan.
Funes tetap mendapatkan alasan untuk optimistis. Ia menilai timnya semakin dekat dengan kemenangan pertama, terutama setelah mampu tampil kompetitif di kandang lawan. Akan tetapi, Málaga harus meningkatkan akurasi penyelesaian akhir karena tiga tembakan tepat sasaran belum cukup untuk mengamankan pertandingan.
Dalam konteks La Liga Spanyol 2026, persaingan di papan bawah biasanya sangat bergantung pada detail kecil seperti bola mati, konsentrasi pada menit-menit akhir, dan kemampuan mempertahankan keunggulan. Hasil di Mendizorroza memperlihatkan betapa mahalnya kesalahan pada fase akhir pertandingan.
Jadwal berikutnya Alavés dan Málaga
Málaga akan menghadapi jadwal yang cukup menantang setelah bermain di Vitoria. Mereka dijadwalkan bertandang ke markas Real Betis pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Pertandingan tersebut menjadi derby Andalusia pertama bagi Málaga pada musim ini dan akan mempertemukan mereka dengan mantan pemainnya, Isco.
Jika waktu kick-off yang tercantum adalah pukul 18.30 waktu Spanyol, pertandingan tersebut berlangsung pada Minggu, 1 November 2026 pukul 00.30 WIB. Konversi ini mengikuti perbedaan waktu Spanyol daratan dan Waktu Indonesia Barat pada akhir Oktober.
Sebelum kembali menjalani pertandingan liga, Alavés harus tampil di Copa del Rey. Mereka akan bertandang ke markas Anaitasuna FT pada Rabu, 28 Oktober 2026. Setelah itu, Alavés dijadwalkan menghadapi Barcelona di La Liga. Waktu pertandingan melawan Barcelona belum disebutkan dalam informasi yang tersedia.
Pertemuan berikutnya antara Málaga dan Alavés di liga tercantum pada Minggu, 31 Januari 2027. Duel tersebut akan menjadi kesempatan bagi Málaga untuk membalas hasil di Mendizorroza sekaligus bagi Alavés untuk kembali menguji kekuatan mereka menghadapi tim yang mengandalkan permainan direct dan transisi cepat.
Kesimpulan: satu poin berharga, tetapi pekerjaan rumah masih besar
Alavés terhindar dari kekalahan berkat gol Aitor Mañas pada menit ke-89. Pemain pengganti itu menjadi pahlawan setelah memanfaatkan bola liar di kotak penalti, sekaligus mencetak gol pertamanya untuk tim utama.
Málaga sebenarnya tampil disiplin dan sempat menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di kandang lawan. Gol Niño serta performanya yang konsisten menjadi sinyal positif bagi tim promosi tersebut. Namun, kegagalan mempertahankan keunggulan membuat mereka masih belum meraih kemenangan pada musim La Liga 2026-2027.
Bagi Alavés, hasil ini menghentikan dua kekalahan beruntun, tetapi belum menyelesaikan persoalan penampilan mereka. Kedua klub sama-sama memperoleh satu poin, namun masih memiliki pekerjaan besar untuk memperbaiki posisi dan menjaga jarak dari zona berbahaya.
FAQ
Berapa skor Alavés vs Málaga?
Alavés bermain imbang 1-1 melawan Málaga di Mendizorroza pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Siapa pencetak gol Alavés?
Aitor Mañas mencetak gol penyama kedudukan Alavés pada menit ke-89. Gol tersebut merupakan gol pertamanya untuk tim utama Alavés.
Siapa yang mencetak gol untuk Málaga?
Niño mencetak gol Málaga menjelang akhir babak pertama setelah menerima umpan dari Ramón Enríquez. Gol itu menjadi golnya dalam tiga pertandingan liga berturut-turut dan membuat total golnya di kasta tertinggi menjadi empat.
Kapan Málaga menghadapi Real Betis?
Málaga dijadwalkan bertandang ke Real Betis pada Sabtu, 31 Oktober 2026 pukul 18.30 waktu Spanyol, atau Minggu, 1 November 2026 pukul 00.30 WIB. Pertandingan ini menjadi derby Andalusia pertama Málaga pada musim tersebut.