Leeds United kini muncul sebagai kandidat tak terduga untuk merekrut gelandang muda Manchester United, Kobbie Mainoo. Menurut laporan terbaru, Leeds berencana untuk melakukan upaya terakhir guna mendapatkan talenta Inggris berusia 20 tahun ini dengan status pinjaman. Hal ini terjadi di tengah berkurangnya kesempatan bermain Mainoo di Old Trafford di bawah manajer Ruben Amorim.
Mainoo sendiri telah meminta untuk meninggalkan Manchester United dengan status pinjaman musim panas ini. Ia ingin mendapatkan lebih banyak waktu bermain untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin menjelang Piala Dunia tahun depan, di mana ia berharap bisa masuk dalam skuad timnas Inggris.
Apakah Mainoo akan meninggalkan Manchester United? Amorim menyatakan bahwa Mainoo saat ini sedang berjuang untuk mendapatkan tempat di starting line-up, bersaing dengan Bruno Fernandes, yang mungkin menjadi pemain paling penting bagi United saat ini. Dengan Leeds yang dikaitkan dengan transfer pemain akademi United ini, mantan kiper Leeds, Paul Robinson, mengungkapkan bahwa Mainoo akan menjadi ‘tanda tangan yang signifikan’ bagi klub tersebut.
“Ini akan menjadi tanda tangan yang berkesan,” kata Robinson kepada MOT Leeds News. “Ada pembicaraan tentangnya yang akan menandatangani kontrak baru, kemudian ada isu tentang kepindahannya, dan sekarang kabar yang beredar adalah dia sedang fokus, bekerja keras, dan berkonsentrasi pada Manchester United.
Saya rasa ini akan menjadi kesepakatan yang sulit karena hubungan dan perasaan antara kedua klub. Terkadang sulit untuk memenangkan hati sekelompok penggemar. Saya tidak melihat ini sebagai kesepakatan yang mudah. Apakah ini akan menjadi tambahan berkualitas? Ya, pasti, tetapi saya pikir ada terlalu banyak hal yang bisa menghalangi kesepakatan ini.”
Meskipun ada ambisi dari Leeds, beberapa faktor membuat transfer ini sangat tidak mungkin terjadi. Manchester United tampaknya enggan untuk mengizinkan Mainoo pergi di akhir jendela transfer ini, terutama mengingat pentingnya ia sebagai opsi dalam skuad jika terjadi cedera. Bagi Leeds, berhasil melakukan transfer ini akan menjadi langkah berani. Bagi Mainoo, ini adalah kesempatan penting untuk menghidupkan kembali kariernya dan tetap berada dalam radar tim nasional.
Sementara itu, Manchester United tetap terbuka untuk menjual pemain jika syarat yang sesuai muncul, tetapi tidak dalam keadaan terdesak, terutama untuk menjual kepada rival domestik. Dengan hanya tersisa satu hari sebelum jendela transfer ditutup, transfer ini tampaknya sangat tidak mungkin terwujud.
Dengan berita-berita transfer yang terus berkembang, para penggemar Liga Inggris di Indonesia tentu tidak sabar menantikan apa yang akan terjadi selanjutnya di bursa transfer ini. Apakah Leeds United akan berhasil merekrut Kobbie Mainoo, atau akankah sang gelandang tetap bertahan di Manchester United? Kita tunggu saja!